Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Ia tak memiliki kepercayaan itu lagi untuk seorang pria. Tak terasa kini hari telah berganti. Di mana hari esok yang disambut oleh sapaan sang mentari, pun terasa cukup damai. Begitu damainya hingga terasa seperti akan ada badai. Miranti yang baru saja bangun tidur, ia berniat untuk sedikit berjemur di luar sembari menyiram tanaman kesukaannya. Bahkan senandung lagu ia coba nyanyikan dengan lirih penuh kesenangan. Oh, segelas jus jeruk juga menemaninya pagi ini.
12.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 268 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Dangerous Feeling

Dangerous Feeling

*** Mentari datang lebih cepat dari biasanya, seperti tak ingin ketinggalan oleh detik yang sedari tadi mendahului sang semesta, atau sebaliknya. Pagi hari yang sedikit cerah dari biasanya, nampak berbeda dari apa yang aku rasakan saat ini. Pagi kali ini atau mungkin esok dan seterusnya akan selalu menjadi kelam, kejadian malam tadi sangat menggangu pikiranku
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Witch (Bahasa Indonesia)

Witch (Bahasa Indonesia)

kata Eruza final. Sinar mentari menyinari bumi, dedaunan yang tertutupi embun pagi, memantulkan cahaya ketika matahari menyinarinya. Udara sejuk khas di pagi hari membuat siapa saja yang menghirupnya akan merasa segar. "Bangun! Bangun! Bangun!" teriak Eruza pagi-pagi sekali.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 159 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Iya, terima kasih. Akan aku coba. Assalamualaikum” “Waalaikum salam” Andini pergi. Dzi kini sendiri di ruangannya. Dengan tenang ia rebahkan tubuhnya dan mencoba memejamkan mata meski hari masih pagi. Duhur masih dua jam lagi dan ia merasakan kantuk yang luar biasa. Dzi masih terlelap di bednya ketika seseorang masuk dan duduk di sampingnya, memandangnya dengan tatapan kagum.
108.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 303 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Will I and You Become Us

Will I and You Become Us

Dengan menghadap ke depan jendela besar yang menghadapkannya kepada bintang yang berkilauan dilangit malam dengan perlahan Zia membuka diary kecilnya dan mulai menulis bait bait indahnya. Dear... Katakan pada bintang... Waktu menjebakku dalam sebuah teka teki sulit... Yang membelengguku dalam rasa yang tak sanggup ku urai.. Katakan pada bintang... Aku termenung menunggu pagi... Merindukan mentari dalam diam... Karena malam membelengguku dalam kelam... Katakan pada bintang... Aku menatapnya didalam dinginnya malam...
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Kejutan Mencengangkan Dari Suamiku Tercinta

Kejutan Mencengangkan Dari Suamiku Tercinta

Mentari merangkak keluar dari peraduannya, sinarnya perlahan mengusir rembulan dan bintang yang pamit undur diri. Bumi yang tadinya berselimut remang, kini terang disinari cahaya hangat dari langit timur. Samuel menggeliat, perlahan keluar dari balik selimut. Pagi ini energinya telah terisi kembali, senyum merekah di wajahnya, tak sabar ingin memeluk dan mencium istri tercinta.
93.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 113 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Dengan hatinya yang hangat, dia perlahan mencairkan hatiku yang dulu dingin. Di dalam hati, aku juga berpikir, 'Untung belum terlambat.' Jeremy hanyalah sebuah kekacauan dalam hidupku. Sedangkan Candra perlahan memperbaiki diriku yang hancur akibat kekacauan itu. Jalan hidupku perlahan kembali ke arah yang benar. … Pada hari pernikahanku dengan Candra, Jeremy muncul. Dengan mata merah, dia langsung memaki Candra, "Kamu cuma anak haram Keluarga Senjaya!"
4.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Sugar Baby Dosen Tampan

Sugar Baby Dosen Tampan

Cahaya mentari pagi menyentuh meja kayu dengan lembut, menciptakan bayangan tipis yang menari-nari di atas piring porselen putih. Mereka menikmati sarapan pagi itu dengan santai, walaupun sempat terjadi insiden seperti tadi..
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Cahaya kecilnya memantul di dinding, menari lembut bersama bayangan daun di luar jendela ia menatapnya lama, lalu mengambil buku hariannya dan menulis satu halaman terakhir, “Kami sudah melewati hujan, badai, dan malam yang panjang. Tapi dari semua itu, aku belajar satu hal, pelita yang paling kuat bukan yang paling terang, melainkan yang tetap menyala bahkan ketika angin mencoba memadamkannya. Dion aku janji, pelita ini akan terus ada. Untukku, untuk Dinda, dan untuk siapa pun yang percaya bahwa kejujuran masih punya tempat di dunia.”
725 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 22 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Ia tak boleh undur diri. Dengan raut muka cerah Ifa melangkah mantap. Kini ia sudah berada di samping Titania dan ikut menatap ‘kekasih’ gadis itu. ”Memang indah menunggu pagi lalu berdiri menyapa matahari seperti sekarang ini. Begitu indahnya waktu pagi sehingga Allah menyuruh kita mengisinya dengan sholat shubuh, menunggu terbitnya matahari dengan berdzikir mengagungkan nama-Nya, lalu mengerjakan sholat dhuha. Seperti kamu aku pun mencintai pagi karena di waktu ini inilah malaikat malam bersiap naik ke langit dan malaikat siang turun untuk menggantikan. Jadi aku selalu gembira menyambut pagi agar saat mereka hadir ke bumi mereka tersenyum gembira mendapatiku sebagai manusia yang selalu ber
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang puisi tentang mentari pagi
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status