Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius
Arifjanda, tapi perawanjanda atau perawanciri-ciri wanita masih perawanjanda rasa perawan
Wira tertawa sejenak, lalu segera menangkupkan kedua tangannya sambil menjawab, "Karena kalian suka mendengar puisi saya, saya tentu saja merasa terhormat. Saya telah menulis banyak puisi selama ini. Seperti yang saya katakan, aku suka wanita cantik, bir yang enak, dan puisi yang indah. Hari ini, saya akan membuat puisi untuk wanita cantik!"
Ketika mengatakan ini, Wira berdiri sambil memegang gelas bir. Dia merenung sejenak, lalu mulai membacakan puisi. "Kamu bagaikan angsa putih, yang berenang di tengah danau. Oh wanita cantik, dambaan hatiku. Paras ayumu, menggetarkan sanubariku. Oh wanita cantik, membuatku rindu. Sepanjang waktu, aku memikirkan dirimu."
人気のチャプター