Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Darren pun menyusul istrinya dan ikut berbaring di sampingnya meski terhalang guling besar. Darren menatap nanar langit-langit, mencoba merangkai kata untuk memulai membahas apa yang terjadi siang tadi. Dia merenungi sebuah peribahasa untuk perempuan yang pernah dia dengar dari seorang dosen bahasa Indonesia. Kerbau seratus dapat digembalakan, manusia seorang tiada terkawal. (Menjaga seorang perempuan lebih sukar daripada menjaga binatang yang banyak)
10146.8K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

kata Gama. "Jangan salah, kamu harus ingat kalau ada satu perempuan yang bisa menghancurkan satu negara. Lelaki bisa saja saling berhadapan dan adu jotos. Tapi perempuan bisa memakai cara yang paling halus lagi," sangkal Banyuaji.
10138.0K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as puisi tentang perempuan
Show Reviews (29)
Read
+Library
Ummu Syarifah
Jatuh cinta dengan karya kak Lis yang satu ini, part awal sudah dibuat up and down. Alur, twist, plot tertata dengan bagus membawa pembaca masuk ke dunia cerita. Seperti cerita Bara dan Delia serta karya kak Lis yang lain, banyak pesan moral yang disampaikan kepada pembaca. Sehat&sukses selalu kak
It is Me
cerita ini bikin para readers berharap tiap hari u baca up date annya... suka dengan ceritanya.... kalimatnya ringan, mudah dipahami, dan pastinya konfliknya itu lhooo.... bikin hati dan pikiran kita kek naik roller coaster... bener² terdabes authornya.... semangat berkarya, ditunggu crita barunya...
Read All Reviews
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

"Puisi, karya sastra yang mengungkapkan perasaan, isi hati, dan juga pikiran. Juga bisa diambil dari sebuah pengalaman hidup. Puisi sebuah syair yang mengandung makna.” Para siswa memperhatikan Guru yang menjelaskan tentang puisi. Guru juga membacakan beberapa puisi, tentang perjuangan seorang jenderal dan juga puisi tentang romansa. Setelah menjelaskan tema pelajaran hari ini, Guru menutup bukunya. "Sekarang giliran kalian. Ambil kertas, dan kuas." Guru kembali ke mejanya. "Tulis satu puisi. Temanya tentang perjuangan.”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

“Merdeka? Selama ada darah anak muda yang siap membuat secarik kain putih menjadi merah putih…Spesial hari pahlawan.” “Iya,” jawab Alisha mantap. “Merdeka dari rasa takut, dari bayang-bayang masa lalu. Sekarang aku cuma pengin buktiin kalau perempuan juga bisa mandiri, bisa berkarya tanpa harus berlindung di balik nama suami. Meski gak seperti yang diucap bung Tomo tadi ” Doni menatapnya dengan kagum. “Kamu tahu nggak, itu salah satu hal paling keren yang aku dengar hari ini.”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
Perempuan Yang Kalian Remehkan

Perempuan Yang Kalian Remehkan

Itu adalah simbol perjalanan hidupnya — perjalanan seorang perempuan yang jatuh, dihina, tapi memilih untuk bangkit dan membuktikan diri. Senyum kecil akhirnya muncul di wajahnya, tulus dan hangat. Malam yang sepi itu terasa begitu berbeda — bukan sunyi yang menekan, melainkan tenang yang menumbuhkan harapan. Ia menatap ke luar jendela, ke arah langit yang mulai mendung. > “Mungkin ini awal yang baru,” bisiknya lirih. “Awal dari versi diriku yang tidak lagi takut kehilangan apa pun.”
834 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

"Hahaha. Anak muda memang seharusnya punya pikiran yang terbuka seperti ini! Sekilas, puisi ini terdengar seperti situasinya nggak ada harapan lagi, tapi punya makna yang dalam. Puisi ini memang luar biasa! Biasanya orang selalu terbawa situasi yang dihadapinya. Nak, aku kagum kamu bisa punya pikiran yang terbuka seperti ini." Puisi itu terdengar sederhana, tetapi bisa merasakan suasana hati wanita itu yang berbeda. Perahu bambu itu terbalik karena terus diterpa ombak dan hancur, tetapi perahu itu malah bisa mengarungi lautan tak berujung hingga puluhan ribu mil. Lautan itu seolah-olah adalah miliknya sendiri. Wira juga tersenyum dan merasa sangat terkesan. Wanita yang terlihat kurang menari
96.1M viewsCompletedAdded to Library 165.8K Times as puisi tentang perempuan
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Read All Reviews
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

sindirku. "Iya ... iya ... maaf, tapi Abang kan laki!" "Emang kalau laki, kenapa?" tanyaku. "Jelas beda dong, yang harus ngejer itu laki, Bang. Perempuan itu kan sejatinya menunggu. Kalau perempuan yang ngejer, hmm ... harga dirinya di mana? Ini sebenarnya harus jadi pegangan buat kaum perempuan, jangan ngejer laki, tapi ngodein, bolehlah," jawabnya panjang lebar.
9.57.2K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
Nafkah Batin Basi

Nafkah Batin Basi

sergah Andre terenyuh. “Coba buka mata Mas Andre lebar-lebar! Lihat diriku! Bandingkan aku dengan yang wanita lain! Lihat wajahku, Mas! Tuhan tidak menganugerahi aku wajah yang cantik, bukan? Aku hanya seorang perempuan berwajah biasa, jika yang lain bernilai seratus, maka aku hanya enam puluh. Tak ada sesuatu yang menarik di diriku. Bandingkan dengan wanita lain. Wajah yang cantik, penampilan yang menarik. Allah memberi mereka kesempurnaan yang diidamkan oleh para pria. Sedang aku tak memiliki itu, Mas! Dan kamu, aku tahu, wanita-wanita di sekeliling kamu tak terhitung jumlahnya. Mereka berlomba untuk mendapatkan tempat di hatimu. Wanita-wanita berkelas, cantik, berpendidikan, kamu tingga
10100.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
Perginya Istriku

Perginya Istriku

Wanita "Kadang diuji dengan sehebat-hebatnya ujian, fisiknya lemah tapi batinnya kuat. Itulah anugrah yang diberikan Allah kepada makhluk yang bernama wanita." "Kita bukan tidak tahu, menaruh harapan kepada manusia adalah awal dari patah hati. Kita bukan tidak mengerti bahwa mempercayai seutuhnya kepada manusia adalah awal kekecewaan. Hanya saja, kita itu terkadang memang suka sekali jatuh di tempat yang sama."
1047.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Ong Kiat: (tanpa menoleh) "Berhasil untuk apa?" Suaranya serak. Bukan karena dingin. Ah Wu: "Untuk... untuk negara, Tuan. Untuk... untuk—"yang Ong Kiat: (tertawa pahit) "Untuk negara? Atau untuk Selir Hui?" Mereka diam. Mereka tahu jawabannya. 🏮 PUISI YANG TAK PERNAH SAMPAI Kenangan lain datang—lebih manis, lebih perih di pelupuk Ong Kiat. Ia menggenggam Buku Puisi Karya putri yang diinginkannya. Yang tidak cantik sekali, tapi halus budi bahasanya.
313 viewsCompletedAdded to Library 9 Times as puisi tentang perempuan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status