Prajurit Tangguh
ucap Yesline dengan menitikan air matanya.
(Terima kasih Pak, terima kasih kawan-kawanku. Saya akan membacakan puisi, yang berjudul Ibu.
Ibu terima kasih, karena engkau aku dapat terlahir ke dunia ini. Karena engkau, aku dapat merasakan getar getir dan kerasnya kehidupan.
Ibu aku janji, jika aku sukses nanti. Aku akan membahagiakanmu,)
"Ok, I think that's enough, for those who haven't read the poetry, you can collect it in the future. Let you judge for yourself, now it's time to rest, son." titahku kepada anak-anak muridku.
Bab Populer