Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta untuk Suami Kedua

Cinta untuk Suami Kedua

Adinda mengambil dan membaca tulisan di dalamnya. Maaf hanya ini yang bisa aku berikan. Semoga hadiahnya bermanfaat untuk si bayi yang akan segera lahir ke dunia. Maafkan kesalahanku malam itu. Bagaimana pun juga aku turut menyayangi anak kita. Salam, ayah si bayi. “Apa? Ayah si bayi?” ucapnya dengan napas memburu.
3.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

Apakah memang ada hal yang benar-benar penting. "Raisa, Terima kasih sebelumnya karena kamu sudah mau menyempatkan waktu datang kemari. Mas tahu waktu kamu sangat berharga dan sibuk. Rayhan, maafkan ayah ya, sudah menyakiti kamu dan adik kamu. Begitu besar dosa Ayah pada kamu. Seharusnya Ayah melindungi dan mengayomi kalian. Tetapi malam kalian menderita ketika kalian hidup bersamaku. Nggak ada hal yang bisa Ayah sampaikan selain permintaan maaf ke Reyhan. Semoga Reyhan berkenan memaafkan Ayah atas segala kesalahan yang pernah Ayah lakukan ke Reyhan," kata Mas Emran lemah.
632.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 835 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

“Kalau kamu dengar aku, buka matamu ya?” Tak ada jawaban, hanya bunyi mesin monitor yang berdetak stabil tapi tiba-tiba, jari Dion bergerak sedikit halus tapi cukup untuk membuat air mata Dina mengalir deras. “Yon” suaranya bergetar “aku tahu kamu dengar.” Dinda berdiri di sisi ranjang "Ayah bangun, aku udah punya puisi baru buat Ayah.” Dina tersenyum, mengangguk pada anaknya “Ayo sayang, bacain buat Ayah.”
703 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Withstand the Wound

Withstand the Wound

Ayah langsung memeluk Kaila. "Maaffin ayah kai, kamu pasti selalu merasa kesepian. Ayah dan ibu selalu sibuk dengan pekerjaan. Ayah memang ayah yang paling buruk. Maafin ayah Kai, ayah tak ada di sebelahmu saat kamu terpuruk, saat kamu merasa sendirian, saat kamu kesusahan. Jika bundamu tau pasti ayah kena marah dengan bunda, karena sudah menelantarkan anak kesangannya. Percayalah nak ayah bekerja keras, karena ayah tak ingin kembali ke masa suram. Masa yang sangat menyusahkan ayah, untuk membelikan mu susu, bahkan untuk membahagiakan bunda saja ayah tak bisa, membayar uang rumah sakit untuk kesembuhan bundamu juga ayah tak bisa. Ayah takut kalau ayah kembali kemasa itu ayah akan kehilangan
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Ia menulis sebuah surat tangan. Untuk anakku, Aku tidak ada di hari kelahiranmu, dan itu adalah kegagalanku yang terbesar. Jika suatu hari kau membaca ini, ketahuilah bahwa ayahmu tidak pergi karena ia tidak peduli. Ayahmu menjauh karena ia baru menyadari bahwa ia tidak tahu bagaimana mencintai tanpa menyakiti.
962 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

A letter for my husband. Loh? Mencariku, ya. Aku tebak saat ini usiamu sudah semakin tua dan kau kembali mencariku lagi dan merindukanku, hehe. Mungkin, saat kau membaca surat ini, sudah berpuluh tahun waktu berlalu. Aku benar, kan? Tidak mungkin kan kau datang beberapa jam setelah aku meninggalkan apartement ini? Ah, rasanya tidak mungkin, kau kan lagi ber-euphoria cinta bersama wanita idamanmu yang sempurna. Yogi .... Maafkan aku karena tidak bisa menjadi istri yang sempurna untukmu. Kau lelah, ya? Sama, aku juga lelah Yogi .... Maaf, aku selalu mengecewakanmu dengan ketidaksempurnaan yang aku miliki. Semoga kau benar-benar melupakanku dan selalu berbahagia dengan pilihanmu sendiri. Yogi .
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

“Selamat pagi. Hari ini adalah hari ayah. Aku ingin mengucapkan selamat hari ayah untuk ayah teman-temanku. Lalu aku juga ingin mengucapkan hari ayah untuk Paman Darren dan Paman Marco. Mereka sangat baik dan mencintaiku. Paman Darren dan Paman Marco sudah seperti ayahku. Mama bilang, papaku sudah di surga jadi Papa tidak pernah bisa datang ke acara ini. Tapi meski papaku sudah di surga, aku tidak pernah kesepian. Aku memiliki Mama yang mencintaiku. Paman Darren dan Bibi Helen yang mencintaiku. Paman Marco yang juga mencintaiku. Lalu ada Dakota sepupuku dan terakhir ada Grandpa Ryhan dan Grandma Rose. Mereka semua mencintaiku. Jadi aku tidak kesepian. “Di hari ayah ini ada yang ingin aku sam
9.8191.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

Apa semua kasih sayang yang ditunjukkan laki-laki itu palsu? Cahaya tak ingin menangis dan terlihat lemah, terutama di depan ayahnya. “Terima kasih, papa boleh pergi aku ingin tidur,” kata Cahaya datar. “Padahal dulu kamu sangat suka saat ayah membacakan dongeng untukmu sebelum tidur,” kata sang ayah lembut sambil menyeret kursi meja rias dan duduk di atasnya, menatap Cahaya yang sudah mirip kepompong.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

” 📩Pak Kais: “Ingat, kalau Ayah tidak berkeringat ‘malam itu’ kamu tidak akan hadir didunia ini.” 📤Sagara: “Sombong!” 📩Pak Kais: “😎” 📤Sagara: “Aku serius, Yah. Ibu ada dimana? Soalnya aku gak bisa hubungi Jingga.” 📤Sagara: “Kok gak dibalas?” 📤Sagara: “Ayahhh.” 📤Sagara: “Yahhh.” 📩Pak Kais: Berisik!”
1044.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

katanya. Menjelang malam, ponsel Naya bergetar. Ibunya mengirim pesan: “Kalau nama ayahmu disebut, mohon sebutkan kerjanya—bukan jiwanya. Ia tidak butuh panggung, ia butuh tempat di buku catatan.” Naya menarik napas. Ia menulis script pernyataan pribadi untuk hari yang pas: “Ayah saya pernah menolak preset yang berbahaya. Ia tidak sempurna, tapi hari itu ia memilih metode. Itu saja.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi untuk hari ayah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status