Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hot Man For Me

Hot Man For Me

puji Sal Mereka akhirnya naik ke atas menuju ke kantornya yang baru. Sal mendapatkan karangan bunga di mejanya. Sal membaca kartu ucapan yang diberikan ayahnya. "Untuk anakku tercinta. Hancurkan." Sal tersenyum membaca kata-kata ayahnya. Ayahnya suka sekali menggunakan kata hancurkan untuk menunjukkan jika mau naik ke atas kau harus hancurkan keburukanmu.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Adikku Ingin Jadi Artis

Adikku Ingin Jadi Artis

"Harta yang paling berharga adalah keluarga Istana yang paling indah adalah keluarga Puisi yang paling bermakna adalah keluarga Mutiara tiada tara adalah keluarga Selamat pagi Emak Selamat pagi Abah Mentari hari ini berseri indah Terima kasih Emak Terima kasih Abah Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti "
102.7K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Batara Geni dan anaknya, Bayu Jaga Geni masih duduk di atas kubah menara menikmati indahnya langit yang tak pernah Bayu sadari karena dia tidak pernah merasakan waktu langka bersama ayahnya seperti saat ini. Padahal itu hanyalah langit buatan sang ayah. Mereka berdua masih memperbincangkan berbagai hal. Sungguh Hari itu adalah hari paling indah yang pernah Bayu rasakan sejak dia lahir ke dunia. Ayahnya ada disana dan berbincang dengan dirinya.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Maafkan ayah, Nak," sang ayah terdengar berkata dengan nada kesedihan, dan keputus asaan yang dalam. "Evi. Andai jantung ayah bisa menggantikan jantung Ibumu. Ayah rela nak ... rela.." ucap serak sang ayah, dalam kepiluan hati yang mendalam. Sang ayah merasa 'malu dan tak berdaya', sebagai seorang ayah yang gagal. Untuk memberi kebahagiaan pada keluarga yang dikasihinya itu. "Tidak Ayah..! Evi...
1035.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Hamil Anak Calon Wakil Presiden

Hamil Anak Calon Wakil Presiden

"Ibuku meninggal setelah melahirkanku." Mata Aisyah melebar. Ada getaran kecil di dadanya yang sulit ia abaikan. Mahendra melanjutkan, suaranya semakin berat. "Ayahku sangat sedih setelah itu. Setiap tahun, tepat di hari ulang tahunku, aku selalu melihatnya menangis. Bukan bahagia, tapi merindukan ibu. Aku merasa... Hari kelahiranku adalah hari paling menyakitkan untuk ayah. Untuk ibu juga."
103.0K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Petualangan Hidup

Petualangan Hidup

"Apakah menurutmu pria itu mengenal ayahmu?" “Tidak.” jawab Hari. “Berbicara itu gampang dan murah, kawan.” kata Rudi. Hari mengangguk tapi masih tidak melihat ke atas. “Dan apa pun yang terjadi antara kamu dan ayahmu, perkataan sampah itu tidak bisa mengubah itu. Dia hanya mencoba membuatmu memanjat pagar, kawan. Dia tidak tahu apa-apa tentang ayahmu. Dia hanya mendengar hal-hal dari orang-orang yang minum dengannya, itu saja.”
107.1K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Mencintaimu Kesalahan Terbesarku

Diruang keluarga, tampak ayah sedang duduk santai sambil membaca Koran yang ditemani secangkir kopi hangat, yang aroma kopinya menggelitik hidungku. Sekarang adalah hari Minggu, jadi ayah tidak ke kantor. “Pagi Ayah,” sapaku melihat ayah, sambil mencium sayang kedua pipi ayah. Meskipun sangat kecewa dengan keputusan ayah, akan tetapi aku mengenyampingkan ego, karena aku sangat menyayangi ayah.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
CHAT NAKAL ISTRIKU

CHAT NAKAL ISTRIKU

POV Namira Sore hari, ayah datang ke rumah, ia membicarakan tentang persiapan pernikahannya beberapa hari lagi. Ayah membuat kelakar yang bisa membuatku tertawa, ayah benar-benar membuatku terhibur di saat seperti ini.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 276 Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Aku menanggung karma Ibuku

Aku menanggung karma Ibuku

Dalam keguncangan, aku melanjutkan pembicaraan kami, mencoba untuk menghadapkan ayah pada realita. "Kenapa Ayah diam saja? Lihatlah sekarang betapa aku diperlakukan oleh suamiku sendiri, lebih hina daripada apa yang ayah lakukan pada anak dan istri ayah terdahulu. Ayah jahat! Ayah adalah laki-laki egois, tidak bertanggung jawab. Ayah, kau telah membunuh dua orang anak kandungmu sendiri! Ingatlah bahwa Tuhan tidak tidur, Ayah. Semua perbuatanmu akan mendapatkan balasan setimpal. Ayah dan Ibu akan menderita sepanjang usia, karma itu nyata adanya!"
1.9K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
Dosen Dingin itu Ayah Anakku

Dosen Dingin itu Ayah Anakku

Iwas melanjutkan sisa kalimat ayahnya. "Astaghfirullahaladzim. Astaghfirullahaladzim. Astaghfirullahaladzim." Pak Ilham mengucap berulang-ulang kali. Ia sudah tidak tahu harus mengatakan apa pun lagi. Iwas membiarkan suasana hening. Ia sengaja memberi ruang sampai sang ayah bisa meredakan keterkejutannya.
1051.9K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as puisi untuk hari ayah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status