Mantan Oh Mantan
Sekali lagi Sandi meraih bahu Anita.
Anita tersenyum lembut, lalu menurunkan kedua tangan Sandi perlahan. Sebenarnya ia merasa terharu akan niat baik pria itu.
"Sandi, dengarlah! Kau tidak perlu merisaukan apapun padaku jika ini mengenai atasanku. Percayalah, meski dia dulu adalah mantan suamiku, tapi ia tetaplah masa laluku. Dan aku tak ingin sedikitpun menoleh ke belakang. Yang itu berarti di hatiku tak akan mungkin tertulis nama dia lagi. Apa kau paham?" Sandi terdiam. Ia masih tidak puas dengan penjelasan Anita sekaligus penolakannya. "Aku tahu, saat ini kau sedang cemburu."
ตอนยอดนิยม