Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

PoV Butet Aku kini sudah berseragam SMA, biarpun umurku lebih muda dari teman-teman sekelas, akan tetapi aku yang lebih besar. Masih seperti saat SMP, pelajaran sekolah masih bisa kuikuti. Aku yang jarang punya teman saat SMP, saat SMA pun sama juga. Entah kenapa kawan sebaya bukan teman yang cocok untukku. Hari itu saat aku pulang, aku tidak melihat Bang Ucok, biasanya kami selalu pulang bersama. Kulihat ke parkiran motor, motornya sudah tidak ada. Bang Ucok mungkin sudah meninggalkaku di sini.
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.3K kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
BALADA CINTA FANI (Sekuel Nafkah Lima Belas Ribu)

BALADA CINTA FANI (Sekuel Nafkah Lima Belas Ribu)

teriak Anya. “Yuda ‘kan kangen,” “Yuda melampiaskan rasa rindu,” Suara-suara bernada godaan riuh dikatakan teman satu kelas mereka. Sembari makan, semuanya mengelilingi api unggun yang mereka buat. Seorang mahasiswa laki-laki ada yang memainkan gitar dan semuanya bernyanyi, menyanyikan sebuah lagu legendaris berjudul kemesraan.
10201.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Bee ♡
FANI SEMANGAT yah org baik jodohnya Pasti org baik jg, santuy aja Ya Fan (´ε` )♡ Umar nih g di Nia,g di Fani kok nyebeLinnya Ga Kurang sih maLah makin menjadi2 Si Umar. perLu diRuQiyah keknya Si Umar, wkwkwkwkk (*>.<*)
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Pelajaran Untuk Suami dan Teman Lamaku

Pelajaran Untuk Suami dan Teman Lamaku

Entah mengapa aku merasa jika saat ini teman lamaku ini sedang menggoda aku. [Sungguh aku tak bisa menebaknya, Rin. Kamu ini senang sekali sih membuat aku penasaran?] Balsaku sedikit bingung. [Ya ampun, Ra. Padahal seingatku dulu ketika kita masih sekolah di sekolah dasar, kamu itu paling pintar loh di kelas! Masak sih sekarang kamu jadi agak lemot gini sih? Coba kamu pikirkan lagi, siapa kira-kira lelaki sekitar desa kita yang wajahnya mirip sekali dengan bayiku tadi. Ayo coba ingat!] Balas Ririn.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
Langit & Mega

Langit & Mega

"Rumah bukan hanya sebuah bangunan. Rumah lebih dari itu; ialah tempat untuk pulang segala resah, sesak juga rindu. Dan mungkin wujudnya ialah kamu." 🌼🌼🌼🌼 "Jrengg! Nyanyi kuy! Sudahi belajarmu mari bergalau bersamaku." Itu Andi, teman sekelasku. Semua orang bersorak saat ia berbicara seperti itu.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
Jira

Jira

Teriak teman ku Saya pun tersenyum kepada nya. "Lama kali kau datang nya " ucap teman ku " Iya ,dia entah ngepain lagi dirumah " ujar teman ku satunya lagi "Iya tadi Jira bangun nya kesiangan " ucap ku "Aduh alasan mu " ujar teman ku Sebelum saya menjawab ternyata wali kelas kami menyuruh untuk kumpul dan orang tua masih ada yang menunggu sampai anak nya pergi begitu juga ayah ku dia pun menunggu nya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

puji Bu Sri dan Garda mendapat tepukan dari teman sekelasnya. “Baiklah, sekarang giliran kamu Rain! Silahkan kamu baca!” perintah Bu Sri. Namun Rain hanya diam mematung. “Ada apa Rain?” tanya Bu Sri memastikan. “Kosong Bu,” ucap Rain dan membuat seisi kelas bersamaan menjatuhkan rahang bawahnya, sempurna melongo. “Nah, ini yang Ibu tunggu. Kamu beruntung bisa mendapatkannya Rain. Sekarang, buatlah puisi sebisamu,” Bu Sri tersenyum.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

"Benar sekali. Waktu masih sekolah saja aku sudah bilang, nanti ketua kelas pasti yang paling sukses di antara kita!" "Ketua kelas, nanti kita harus sering-sering berhubungan. Persahabatan teman lama nggak boleh putus!" Setelah sampai di ruang perjamuan, pujian di telinga Prabas tidak pernah berhenti. "Ah, nggak, nggak! Terlalu sungkan! Kita semua teman sekelas, teman sekelas!" Sambil menanggapi satu per satu, Prabas tersenyum lebar.
10273.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
MEMATAHKAN SUMPAH IBU

MEMATAHKAN SUMPAH IBU

Memperlakukanku bagai seorang tahanan yang bebas mereka aniaya kapan pun mereka butuh pelampiasan. Lambat laun, aku merasa kehilangan jiwaku di rumah. Untunglah teman-temanku di MTs sekarang baik-baik, tidak seperti teman waktu aku SD. Aku menyukai pelajaran bahasa, baik bahasa asing, lokal mau pun nasional. Aku sering membuat cerpen untuk teman-temanku dengan nama mereka sebagai lakon utamanya, dan mereka menyukainya. Ada yang membalasnya dengan membuat cerpen atas namaku juga, namun tak sedikit pula yang kesal lalu menjadikanku bulan-bulanan karena di cerita itu aku menjodohkan mereka dengan murid paling buruk rupa. Bagian paling menyenangkan adalah ketika seseorang merebut cerita yang tel
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
Memories in High School

Memories in High School

ucap Rassya dengan penuh penekanan di setiap kata-katanya. Yesaya menyunggingkan senyuman liciknya. "Oke, kalo gitu kita tunggu nanti malam. Jangan telat." Lalu, Yesaya dan sahabat-sahabatnya meninggalkan kelas sebelas akuntansi satu. Hai gaes, apa kabar? Cerita ini aku buat bukan untuk menjelek-jelekkan atau membandingkan antara dua jurusan ya Ambil sisi positifnya dari cerita ini 💝
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

Ana bertanya lagi, suaranya kini bergetar karena wajah Andi yang mendekat hingga Ana bisa mencium aroma pasta gigi yang tadi dikenakan Andi. "Kita tetap temenan. Teman di depan orang-orang, teman yang saling bantu, termasuk bantuin buat nemuin pelepasan masing-masing." Andi menyelesaikan kalimatnya lalu mencium leher Ana membuat gadis itu mendongak. "Kamu nggak perlu memberikan label, kita cukup jadi teman, termasuk teman di ranjang." Andi mendorong Ana hingga gadis itu berbaring dan dalam sekejap ia sudah berada di atas Ana.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai puisi untuk teman sekelas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status