Terikat Tatapan Pak Dosen
NaoMiuracerita pendek tentang kuliahkuliah pulang jam berapaminggu tenang kuliahcerita pacaran di kelas
"Dia bahkan nanya, apa kamu lebih suka puisi klasik atau kontemporer. Kelihatannya dia serius , Pak. Dia cantik, pintar, dan jelas-jelas menunjukkan ketertarikannya. Kenapa nggak coba kamu tanggapi sedikit?"
Khai terdiam, memutar pulpen di antara jemarinya. Bayangan Mei yang selalu menatapnya dengan pandangan memuja di kelas melintas sejenak. Namun, entah mengapa, memori itu tertutup oleh bayangan Maorielle yang tampak kacau dan panik saat ponselnya berdenting di tengah ujian tadi. Dia lebih menikmati kelucuan Maorielle daripada keanggunan Mei.
"Sampaikan pada Mei," ujar Khai akhirnya, "bahwa apresiasi terbaik untuk seorang dosen bahasa adalah dengan menulis esai yang jujur, bukan mencari ta
Hot Chapters