Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GARA-GARA DIMADU, AKU JADI NYONYA, KAMU JADI BABU.

GARA-GARA DIMADU, AKU JADI NYONYA, KAMU JADI BABU.

Gampang banget dia ngeluarin kata-kata seperti itu tanpa melihat kesalahannya sendiri. "Ma." "Apa, Pak?" Aku menengok bapak yang sedang sibuk melihat ponselnya. Wajahnya sedikit menegang. "Papa harus pulang." "Pulang kemana, ini kan rumah bapak?" "Ke rumah keluarga." "Mama iku, Pak." Aku loncat dari tempat tidur untuk menghampirinya. Bapak diam menatap, nampak beliau ragu untuk membawaku.
10100.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

"Karena jadwal kepulangan kita maju sekitar dua minggu, mungkin aku sebulan ini sibuk banget selesaikan pekerjaanku, Mel. Kamu enggaak pa-pa kalo aku balik ke rumah sampai malam?" Aku paham kenapa Elang bertanya seperti ini kepadaku. Semua ini karena sejak orangtuanya pulang ke Jakarta lagi, Elang selalu berusaha pulang ke rumah sebelum pukul delapan malam. Terkadang pekerjaannya pun ia kerjakan di rumah di sela-sela ia membantuku mengurus si kembar. Untungnya kadang Elang juga sudah makan di luar sebelum pulang dan ia selalu membawakan aku makanan yang sama dengan apa yang ia makan.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Dia sudah membuat keputusan. Dia akan pulang ke kampung halaman, ke rumah ibunya. Dia akan membesarkan anak ini dengan penuh cinta, meski harus berjuang sendirian. Dan yang terpenting, dia akan melakukannya dengan kepala tegak. Dia menyentuh perutnya yang masih rata. "Kita akan baik-baik saja,nak. Ibu janji."
830 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
PULANG DARI RANTAU

PULANG DARI RANTAU

Apalagi terhadap Ibu sendiri di mana doanya dalam kebaikan adalah hal yang paling diharapkan. Karina dan Bang Fajar kini tengah duduk di teras rumah minimalis milik Mas Baska. Esok mereka akan kembali bertolak ke Surabaya. Satu bulan di sini, semua pekerjaan sudah selesai diserah terimakan. Urusan mereka dengan negeri rantau, kini sudah selesai.
9.835.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Sindiran Pedas Istri Kedua

Sindiran Pedas Istri Kedua

Aku ingin menelepon ke rumah untuk memastikan keadaan orang-orang di rumah. Aku merasa lega dan bisa fokus menemani Syira setelah mengetahui semua baik-baik saja. Rara sudah di rumah. Bapak dan Ibu juga sudah kembali ke rumahku bersama pengasuh Syira yang tadi pagi aku suruh mengantarkan obat untuk Ibu. Padahal baru kemarin sore mereka pulang ke rumah lama. Demi menemani Rara, Bapak dan Ibu kembali lagi. ***
1093.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tidak Di Inginkan

Istri Yang Tidak Di Inginkan

"Ra, sebaiknya kamu pulang dulu. Maksud Mas, kamu pulang ke rumah kita. Ke rumah ibu. Kamu istirahat dan bersihkan diri kamu, setelah itu kamu bisa kembali ke sini. Mas lihat kamu enggak bawa apa-apa dari rumah suamimu selain tas yang kamu bawa. Di rumah ibu, masih ada bajumu jadi kau bisa berganti baju dengan yang lebih nyaman. Ara, apa kau sudah makan?
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Di perjalanan menuju rumah utama, suasana di dalam mobil terasa hangat, meski ada sedikit kecanggungan di antara mereka. “Kita hari ini akan pulang ke rumah Mama, kamu nggak apa-apa, kan, Kal?” tanya Sagala, memecah keheningan. Kalula mengangguk sambil tersenyum. Namun, dalam hati‒ dia bertanya-tanya alasan mereka harus kembali ke rumah utama keluarga. Mengapa tidak langsung pulang ke rumah biasa mereka? Meski begitu, Kalula memilih untuk diam, enggan menanyakan lebih lanjut.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Punya Tempat Pulang

Tak Lagi Punya Tempat Pulang

"Kamu pantas mendapatkannya." "Mari bersulang, Clara." Aku tertawa, lalu kami bersulang. Di luar terlihat ribuan lampu rumah menyala, tetapi semuanya bukan rumahku. Namun, aku tidak panik. Karena aku tahu, akulah rumah bagi diriku sendiri. Ponselku berbunyi. Ibuku mengirimkan pesan. [Clara, Selamat Tahun Baru. Ibu merindukanmu.]
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Keanehan Keluarga Pacarku

Keanehan Keluarga Pacarku

Dalam perjalanan pulang, aku memegangi Jerry yang agak mabuk dan berkata dengan ragu-ragu, "Jerry, aku rindu rumah." "Rindu rumah? Anak baik, sebentar lagi kamu nggak perlu memikirkan rumah." Tatapan Jerry yang tertuju padaku membuatku menggigil. Aku berpura-pura tidak mengerti. Aku menundukkan mataku dan berkata, "Jerry, bagaimana kalau aku pulang saja? Ayah dan ibu yang merayakan tahun baru di rumah pasti sangat merindukanku."
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Paman, Jadi Papaku Ya!

Paman, Jadi Papaku Ya!

kata Michael perlahan melipat tangan di dada. Moon melempar senyum hambar kembali. "Kau benar, oh ya apa kau sudah pulang? Tumben sekali kau pulang cepat," ucap Moon tampak heran karena Michael berada di rumah siang ini. "Belum, aku sengaja pulang ke rumah mau beristirahat di sini, sebentar lagi aku akan kembali berkerja." Moon membelalakan mata sejenak karena tidak seperti biasanya Michael rehat di rumah. Sebab makanan sudah dihabiskan Moon dan kedua anak kembarnya tadi.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai pulang ke rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status