Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AURORA

AURORA

Apa yang didengar oleh Eugene benar adanya. Setelah melewati dua perempatan utama jalanan besar di pusat Kota Suralaya, akhirnya kami menemukan sumber suara tersebut. Di celah cukup sempit di antara dua bangunan pencakar langit, terdapat tiga manusia dan dua makhluk kurus kering dengan bau busuk yang sangat menusuk ke hidung. Seorang lelaki, kakinya sedang dikunyah dengan begitu rakus oleh salah satu zombie tersebut. Matanya melotot kepada kami, terlihat kosong dan penuh kehampaan.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
Pria Perkasa Penakluk Wanita

Pria Perkasa Penakluk Wanita

PLOK PLOK PLOK Suara pertemuan dua benda yang melahirkan suara decakan tanda intensitas tinggi yang melahirkan kenikmatan bagi Winda maupun bagi Nathan. "Ohhh. Nathan. Akhhh. Ini benar-benar enakkkk." Winda kembali memasuki jalan tol menuju puncak kenikmatan duniawi-nya.
9.476.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

[Analisis Sistem: Pill Pembersih Sumsum (Tingkat Tinggi)] Kemurnian: 98% Efek: Membersihkan kotoran dalam tulang, memperkuat jalur Qi, dan memperpanjang usia biologis. "P-Pill Pembersih Sumsum..." Paman Lu mendekat dengan kaki lemas. Ia melihat tiga garis emas kecil pada permukaan pil tersebut. "Tiga garis emas... Ini adalah kualitas Perfect Grade! Dalam lima belas menit?!" Paman Lu terduduk di lantai kayu, air mata mulai menggenang di matanya yang keriput. "Selama puluhan tahun aku menjaga toko ini, aku hanya menganggap catatan kuno itu sebagai dongeng pengantar tidur. Tapi hari ini... aku melihat seorang Dewa Alkemis beraksi."
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Di pundaknya bersandar seekor burung es. 2. Lelaki tinggi dengan tubuh terbuat dari batu, mata menyala merah. Napasnya seperti api dalam tungku neraka. 3. Seorang anak kecil... atau tampaknya begitu, tapi di sekelilingnya mengambang sepuluh tombak petir, dan tanah di bawahnya berubah menjadi pasir emas. Mereka adalah: Pilar Salju Abadi, Pilar Api Dalam, dan Pilar Warisan Petir.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

"Apa tidak ada yang lain?" "Tidak!" jawaban Riri begitu tegas. Membuat Arnold hanya tersenyum penuh kemenangan. "Kei, siapkan semuanya sekarang. Besok aku harap semua selesai. Aku rasa kau tidak akan kesulitan bukan mencari seorang penghulu?" tanya Arnold. "Tidak Tuan Muda. Saya bisa menghandlenya. "Tu-tunggu! Ap-apa maksudnya dengan penghulu?" tanya Riri penasaran.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

Bocan alias bobok cantik dengan watados (wajah tanpa dosa). “Kepala aku pusing. Perutnya mual. Habis mandi kok malah kayak gini?” Keluh Pulung dengan mata terpejam. “Mau mas pijit?” Hanya mengangguk. Segera Maha beranjak bangun dan mencari minyak urut untuk membalurkan di punggung Pulung. GPU yahud gaess! Sekelas Maharaja GPU selalu jadi andalan buat kerokan dan gosok serta mengurut.
1.518.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
PUDAR

PUDAR

gumam Kevin. Ada sekotak irisan buah naga, semangkuk soup jagung, sekotak perkedel dan nuget, semangkuk nasi, sebungkus roti cokelat, sebotol mineral dan sebotol susu. Sederhana namun begitu lengkap. Mutia tidak tau harus berkata apa, benar kata Kevin, Alan memang tidak peduli dengan apa yang dia makan walau kini ia sedang mengandung. Mutia mengambil sedikit demi sedikit makanan yang ada dihadapannya. Senyum tipis terbit di bibir Kevin mengamati lahapnya Mutia memakan masakannya sampai habis seluruhnya.
151 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
PURA-PURA TIADA

PURA-PURA TIADA

Namun ternyata, memang gambar nenek-nenek jongkok, yang tidak lain adalah Puspa yang sedang berjongkok diatas sebuah batu. Sebelum memasuki kamar Puspa, Kunes memakan sebuah benda kecil berwarna hijau sebanyak lima biji. Benda kecil tersebut tidak lain adalah petai. Kunes membuka pintu kamar Puspa dengan perlahan, tentunya dengan mulut sibuk mengunyah petai agar menjadi serpihan-serpihan halus. Hampir saja kunes berteriak terkejut, hal itu tidak lain karena kunes menemukan wajah Puspa yang serba putih seperti hantu bocah cilik, alias tuyul.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

PoV Panjul *** Bek! Bek! Widya memukuli bahu dan lenganku dengan kasar. "Euh, euh, euh, penipu kamu, Bang! Kamu bilang ini rumah dibeli, tapi ini sewa. Lalu kita sekarang harus pindah ke rumah ibumu yang sumpek. Ogah!"
7.346.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 970 kali sebagai pulu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status