PETAKA REUNI
Wanti Arifiantoperasaan setelah first kisssaat indah ku berhadapan denganmuteringat saat bersamamusentuhan rindu
“Nanti aja. Kangenan sama-sama kamu begini.”
Tak ingin larut dalam suasana yang membuat wajahku semakin panas, aku beringsut dan berusaha bangkit. Akan tetapi, semua urung kulakukan saat terasa nyeri di hampir semua bagian tubuh, utamanya di sekitar pangkal paha. Ketika aku berusaha bergerak, rasanya seperti ada ratusan jarum yang menyerang daerah itu dalam satu waktu. Perih, ngilu.
Apa yang dilakukan Arsyl semalam sampai aku merasa tubuhku sekacau ini sekarang? Aku seperti habis melakukan kerja paksa saja rasanya.