Dokter Sakti Penguasa Dunia
Punca memandang mereka berdua yang semakin dekat, lalu berkata dengan sombong, "Kalau maju bersama, setidaknya kalian bisa hidup tiga detik lebih lama."
Ucapan itu begitu sombong sampai membuat darah Nazar mendidih. Dia menunjuk Punca dan berteriak marah, "Sok jagoan! Kurang ajar! Aku cuma punya satu kata buatmu, enyahlah!"
"Majulah!" Wajah Punca tetap datar tanpa ekspresi. Tanpa berbasa-basi, hawa membunuhnya langsung meledak.