Upik Abu jadi Nyonya
Gadis muda yang cukup cantik dan kelihatannya dia juga terpelajar.
"Saya Ambar, Mbak. Anak bungsunya Bik Asih, saya masih duduk di kelas tiga SMA," jelasnya tanpa kuminta. Ia lalu mengajakku untuk menempati saf di baris paling belakang yang masih kosong.
"Ananta, panggil saja Nanta. Bik Asihnya tadi ke mana, Bar?"
"Ibu biasanya memang selalu mau di saf terdepan kalau jamaah di masjid, Mbak. Ya sudah, Mbak, biarkan aja."
Hot Chapters