Kebangkitan Sang Putri Terbuang
Lin Yue tersenyum tipis, tidak bergeming.
"Ilusi hanyalah tipu daya untuk yang lemah hati. Kau pikir aku mudah diperdaya?"
Gong dipukul.
Pria itu menatapnya tajam. Seketika, bayangan hitam menjalar di lantai, menutupi arena. Balairung bergetar, banyak pejabat merasa mual dan pening.
"Lihatlah, Putri," suara pria itu bergema dari segala arah, "di dalam ilusi ini, kau hanyalah gadis kecil yang dibuang… yang selalu gagal… yang tak pernah diinginkan siapa pun."