Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Putri Pewaris Yang Terusir

Putri Pewaris Yang Terusir

seru Bia, setelah melempar sebuah berkas yang memperlihatkan foto seorang pria paruh baya. Wanita dengan gaun putih selutut itu menatap tidak percaya pada Karina Sindari, sang ibu. Bagaimana bisa setega itu menjodohkan dirinya dengan pria tua! Karina diam sambil mengamati celana legging si bungsu yang ramai dengan motif bunga, tak lama kemudian bibir bergincu merah itu pun mendesah menahan sabar. "Tidak ada penolakan lagi. Dia calon yang cocok untukmu."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as putri penelope
Read
+Library
Putri Terakhir Kerajaan Verdant

Putri Terakhir Kerajaan Verdant

Hera menyapa Luna ketika mereka sudah selesai berdansa. “Selamat ulang tahun, Putri Luna. Senang bertemu dengan anda, Yang Mulia Pangeran Kasius. Saya adalah Annette de Voinn.” Anne juga ikut memberi salam kepada Luna dan memperkenalkan diri kepada Pangeran Kasius. “Wah, jadi ini putri Voinn yang sedang terkenal saat ini? bahkan kamu sedang ramai dibicarakan di Crotta.” “Ehm …”
106.7K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as putri penelope
Read
+Library
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Penduduk negeri Bunian telah terlelap dalam mimpi indah mereka, tak terkecuali Dewi dan Zahara. “Maaf, Tuan Putri. Permintaan yang satu ini indak bisa saya kabulkan. Saya takut dengan hukuman Dewi dan Bunda Zahara, Putri.” Beberapa kali pelayan itu menggeleng-geleng menolak permintaan Nurlian. Sungguh ia benar. Zahara tak akan memberi ampun jika tau ada yang mencoba membantu mengeluarkan penyusup itu dari penjara. “Aku akan memberi apa pun yang kau minta, Leni. Tapi kumohon, bantulah aku! Ndak akan ada hal buruk yang akan menimpamu.” pintanya lagi dengan nada memohon.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as putri penelope
Read
+Library
Suamiku Billionaire

Suamiku Billionaire

Jika dia ketahuan menyimpan keinginan yang sama untuk mendapatkan pria itu, pasti dia akan menjadi sasaran amukan wanita gila ini. Grace melemparkan pandangan tak suka saat menyadari Penelope masih berdiri tertegun di tempatnya. "Penelope, siapkan air untuk mandi!" Grace Harper selalu menjadi tuan putri, semuanya serba dilayani. Julia selalu memperlakukannya dengan baik, karena kasih sayang sebagai seorang sepupu. Memanjakan wanita ini tanpa ada perasaan berbeda. Hal ini tentu saja berkebalikan dengan Penelope. Meski di depan selalu bersikap manis, tapi Penelope selalu mengutuk majikannya ketika dia diperlakukan seperti pembantu.
8.723.4K viewsOngoingAdded to Library 492 Times as putri penelope
Read
+Library
Pembalasan sang Putri Pewaris

Pembalasan sang Putri Pewaris

Bahkan olive saja sebagai menantunya belum pernah mencium punggung tangannya hanya saat ijab kabul bersama Beno saja, itu karena dilakukan olive karena akad pernikahan saja, jika tidak olive pun tak ingin mencium tangan orang tua seperti orang kuno. Olive yang memiliki sifat angkuh dan juga tak sopan membuat Bu Neti dan pak Wahyu sebenarnya tak menyukai dengan sifatnya, namun apalah daya. Beno sudah terlanjur cinta dengan wanita itu, hingga pak Wahyu dan Bu Neti tak bisa berbuat apapun lagi, selain merestui hubungan mereka. ---
7.415.9K viewsCompletedAdded to Library 573 Times as putri penelope
Read
+Library
Pembalasan Sang Putri Pengganti

Pembalasan Sang Putri Pengganti

Sarah menghadang langkah Eleanor hingga berhenti di hadapannya, memasang senyum di wajah meskipun terpaksa, Sarah berkata, “Bu Elina belum masuk kerja, Anda pasti tahu soal itu. Jadi, kenapa Anda kemari?” Eleanor menatap sinis pada Sarah, dia tahu kalau Sarah adalah sahabat baik Elina. Melepas kacamata hitamnya dengan gaya angkuh, Eleanor menatap hina pada Sarah lalu berkata, “Kamu tidak tahu siapa aku?” Sarah masih memasang senyum penuh keterpaksaan saat membalas, “Tentu saja saya tahu, Anda Bu Eleanor Alvalendra, putri tertua keluarga Alvalendra.”
104.3K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as putri penelope
Read
+Library
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Angin menggoyangkan ujung jubahnya, membuat sosoknya tampak bagaikan dewi perang yang turun ke arena. Sorak penonton pecah, sebagian ternganga, sebagian gemetar. Tak ada yang menduga gadis yang dahulu disebut “putri terbuang” mampu menumbangkan dua puluh lima orang hanya dengan tangan kosong dan sedikit sihir. “Sungguh menakutkan… gadis sekecil itu menumbangkan dua puluh lima orang tanpa pedang.” Lin Yue mengangkat dagunya sedikit, matanya menyapu arena. “Siapa berikutnya?”
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 733 Times as putri penelope
Read
+Library
Pembalasan Dendam Putri yang Tak Dianggap

Pembalasan Dendam Putri yang Tak Dianggap

"Apa ini? Kalau kau datang ke tenda ini hanya untuk bermain-main, cepat pergi saja sana! Aku mau beristirahat." "Eh!" Selena tersadar. Gadis itu mendekat dua langkah. "Tuan Grand Duke, saya ... begini, saya ... saya adalah putri tunggal dari keluarga Marquees Douglass. Perkenalkan, nama saya Selena Douglass." Mendengar nama keluarga tersebut, Jeffrey memindai penampilannya. Pria itu tampak menimbang-nimbang, sebelum akhirnya menggeleng lelah.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as putri penelope
Read
+Library
Kembalinya Putri yang Terbuang

Kembalinya Putri yang Terbuang

jawabku dengan pandangan menerawang, mengingat kembali apa yang diceritakan oleh Giga dan Hayden. "Kau bisa berbagi denganku. Aku berjanji tidak akan membocorkannya pada siapapun, termasuk Sharon." Aku menoleh dan menatap kedua matanya yang terlihat sungguh-sungguh. "Aku adalah seorang putri dari Kerajaan White Dacros. Hidupku begitu sempurna karena kedua orang tuaku dan kakakku begitu menyayangiku. Namun saat usiaku 20 tahun, semuanya berubah. Dan itulah awal dari penderitaan hidupku dimulai."
9.99.6K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as putri penelope
Read
+Library
Putriku, Delia

Putriku, Delia

Sejak tadi, pandangannya tak lepas dari Kanita yang tersenyum ramah padanya. "Kenalkan, Kanita. Ini putri om, Delia Paramitha Kusuma. Delia ini masih kelas tiga SMA." Kanita tersenyum seraya menyodorkan tangannya, tetapi Delia hanya memandang datar tangan putih langsat itu. Aku berdeham membuat Kanita menarik tangannya kembali dengan senyum yang sebelumnya sempat luntur. Melihat tidak ada tanda-tanda Delia akan memulai, Tisa pun mengambil alih memperkenalkan keduanya.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as putri penelope
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status