SUJUD TERAKHIR EMAK
Anik Safitripemuas emak emakcerita ngemut nenenstatus fb emak-emak lucusaung emak gila
Ia menarik napas panjang lalu berkata dengan suara mantap, “Sita… aku ingin melamar kamu. Aku tahu aku bukan siapa-siapa, aku cuma lelaki sederhana, masih menanggung Farhan, dan kerjaanku juga belum mapan. Tapi aku… sungguh ingin berjuang bersama kamu. Kalau kamu izinkan.”
Sita membeku sejenak, seperti tak percaya apa yang baru ia dengar. Bibirnya sempat terbuka, lalu menutup kembali. Akhirnya ia tersenyum samar, meski sorot matanya berkabut. “Mas Arman… aku ini cuma seorang janda. Aku nggak punya apa-apa lagi. Banyak laki-laki mundur hanya karena statusku.”
Arman menggeleng tegas. “Aku tidak mempermasalahkan itu, Sita. Janda bukan aib. Kamu tetap perempuan baik yang aku hormati. Aku… cuma i