Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

“Kalau saya gelisah, siapa yang akan menenangkan orang-orang di sekitar saya, Madam? Lebih baik saya yang tenang, meski dalam gelap.” Ucapan itu membuat dada Madam Qin bergetar halus. Sekilas, bayangan Sua Luqi kembali hadir. Wanita yang selalu berkata hampir sama: ‘Kalau aku sendiri goyah, bagaimana aku bisa meracik ramuan yang menenangkan orang lain?’
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 484 Times as quotes calm
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Di napas yang tersisa Sayup terucap doa 'Ku takkan hidup selamanya Namun tak pernah siap berpisah Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Kita…. Kita….
106.7K viewsOngoingAdded to Library 220 Times as quotes calm
Read
+Library
The Sky Of Asia

The Sky Of Asia

-Mohammad Xavier Andiyunus. "Terkadang manusia itu seperti kopi, jika engkau diamkan, dia akan menjadi dingin, sampai dalam hal cinta dan cita" -Mohammad Xavier Andiyunus. "Aroma secangkir kopi yang menenangkan dapat membuat kita kembali rileks dan melupakan sejenak permasalahan hidup yang membelenggu" -Mohammad Xavier Andiyunus. Seperti itulah ungkapan perasaan atau quotes yang ia buat. Xavier meminum coffe late itu sedikit demi sedikit, dan tiba-tiba...
3.2K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as quotes calm
Read
+Library

Frequently Asked Questions

Di sudut toko buku bekas, aku sering menemukan sepotong kalimat yang terasa seperti napas panjang — itu tempat favoritku untuk menambang kutipan tenang yang terasa asli. Aku suka membuka satu buku acak, membaca epigraf, catatan tangan di margin, atau surat lama yang disisipkan di antara halamannya. Kerap kali, kalimat sederhana dari penyair lokal atau penulis yang lupa namanya itu punya cara mengatakan ketenangan yang tidak dibuat-buat.

Selain toko buku, aku juga kerap mencatat keluputan hidup sehari-hari: kalimat dari obrolan di angkot, deskripsi cuaca dalam jurnal harian, atau judul lagu lama yang tiba-tiba memantik gambaran sunyi. Untuk membuatnya terasa original, aku mengubah sedikit kata, menghapus kata sifat berlebih, lalu menyisakan citra dan ritme. Contohnya beberapa kutipan sederhana hasil eksperimenku: "Lampu pagi menyisir meja, dan kekuatan sampai tenang seperti lembar kertas kosong," atau "Angin menempelkan cerita-ceritanya ke daun — diam yang tidak tergesa."

Kalau kamu suka koleksi konkret, buat buku catatan kecil dan tandai halaman dengan tanggal dan konteks — dari mana kalimat itu muncul. Lama-lama, gaya unikmu akan muncul, dan kutipan-kutipan itu terasa orisinal karena mengandung fragmen hidupmu sendiri. Aku selalu merasa lebih hangat membaca kalimat yang punya bau tempat dan waktu; mereka menenangkan bukan karena klise, tapi karena nyata.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status