Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WHEN TEARS FALL INTO RAIN

WHEN TEARS FALL INTO RAIN

Rajendra jatuh berlutut dengan darah mengalir di paha kanannya. “Paman. . .“ teriak Kiran terkejut dan seketika gemetaran. “Kamu masih membuatku menunggu lagi, anak kecil?” Hujan Merah sudah tidak bisa menahan kesabarannya lagi. “Aku baik – baik saja. . .” Rajendra berusaha menyembunyikan rasa sakitnya. Rajendra kembali ke posisinya dan tetap mengarahkan pistolnya ke arah Hujan Merah.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as tear jerker
Read
+Library
Teardrops in the Cold Water

Teardrops in the Cold Water

“Iya, lain kali aku telpon kamu.” Mereka tersenyum satu sama lain dan melanjutkan pekerjaan masing-masing. Setelah Lyona selesai memotong jeruk dan memerasnya, ia kemudian menuangkan jeruk ke dalam teko dan menambah air serta gula lalu mengaduknya. Setelahnya, Jian memasukkan es batu ke dalamnya lalu mengaduknya. Kemudian mereka membawa es jeruk yang sudah jadi ke ruang tamu.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as tear jerker
Read
+Library
The Jerk Doctor

The Jerk Doctor

Karena pada akhirnya wanita itu menjadi milikku. "I'm The Jerk Doctor and I don't regret it!" The end **
1042.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as tear jerker
Read
+Library
Broken Heart

Broken Heart

Pintaku, seolah memelas ingin tahu. "Maafin aku, untuk kejadian sore kemarin itu." Tukasnya. Dapat kudengar dengan jelas Isak tangisnya itu. "Aku melakukannya karena ternyata selama ini aku mencintaimu." Sambungnya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as tear jerker
Read
+Library
Jerk Husband

Jerk Husband

Dia hanya tidak mau, jika Jim akan meniru perilaku jerk bin bastard para kaum adam di keluarga besarnya. “Aku memang sering bertengkar, dan selalu membuat Angel menangis, Daddy. Aku melakukannya, karena aku ingin Angel lelah dibuat menangis olehku, sehingga dia tidak akan dibuat menangis orang lain, selain aku.” Setelah mengatakan itu, Jim melepaskan tangan Luke dan berlari ke arah tangga. “Mau ke mana Jim?” teriak Luke. Masih sedikit tak percaya dengan perkataan Jim tadi.
9.960.3K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as tear jerker
Read
+Library
MY WAY

MY WAY

Ia tahu hati Ted sangat kacau sekarang, karena itu sungguh berat sebenarnya harus mengatakan hal ini pada Teddy Johnson. Kali ini Ted Johnson terlihat terduduk dengan wajah frustasi, susah payah ia menahan tangis agar terlihat tegar. Karena bagaimana pun juga ia adalah laki-laki, yang jarang sekali mengeluarkan air mata, namun sejatinya ia tetaplah manusia, ketika orang yang dicintainya meninggal atau mengalami nasib buruk tentu saja ia tetap tak bisa jika tak menangis.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as tear jerker
Read
+Library
Love Between Blood and Tears

Love Between Blood and Tears

Seberapapun kerasnya usaha lelaki itu untuk menahan matanya agar tidak berair tapi lagi-lagi hari ini beberapa tetes air mata meluncur hingga membasahi pelipisnya. "Ma, aku harus pergi sekarang. Laki-laki tua di sebelah sana pasti sudah lelah berdiri. Mama dengar suara napasnya barusan, kan?" kata Thea. Ia memeluk kemudian mencium ukiran nama, tanggal lahir, dan tanggal kematian Julie sebelum berpamitan, "Sampai jumpa besok. Aku sayang Mama."
3.9K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as tear jerker
Read
+Library
Tears

Tears

Sedikit waktu lagi. Ibell pun mulai menengadahkan kepalanya. Itu adalah trick yang selalu dilakukannya supaya tidak jadi menangis. Dulu mboknya suka bertanya, mengapa Ibell suka sekali menengadahkan kepalanya jika sedang bersedih. Dan Ibell pun menjawab, agar air matanya jadi masuk lagi. Jadi acara nangis-nangisannya batal. Dan siMboknya pun menunjukkan kedua jempol nya pada Ibell. ===================
1078.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as tear jerker
Read
+Library
PREV
12

Frequently Asked Questions

Ada satu cerita yang selalu membuat air mata saya jatuh setiap kali mengingatnya—novel 'The Book Thief' karya Markus Zusak. Kisah Liesel Meminger yang tumbuh di Jerman Nazi, di mana dia menemukan penghiburan dalam mencuri buku dan membacanya di ruang bawah tanah bersama keluarga angkatnya. Yang paling menghancurkan adalah bagaimana naratornya adalah Kematian sendiri, memberikan perspektif unik tentang keindahan dan kekejaman hidup.

Saya ingat betul adegan ketika Rudy, sahabat Liesel, meninggal dalam serangan bom. Deskripsi Zusak tentang Liesel yang berusaha menghidupkan kembali Rudy dengan ciuman yang terlambat—itu seperti pisau yang memotong jantung. Novel ini mengajarkan bahwa bahkan di tengah kegelapan, cerita dan cinta bisa menjadi cahaya yang tak terpadamkan.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status