SHANIA
timpal Shania, "Kami siap mengabulkan semua permintaan Anda untuk menebus kesalahan itu."
"Wah, wah, wah, tunggu, Nyonya! Anda sepertinya terburu-buru dalam hal ini. Meskipun saya tak suka ditabrak dan ditinggalkan seperti itu, tapi saya juga sejujurnya mengakui, insiden itu telah menyelamatkan saya dari kejadian buruk lainnya. Ah ... " wajah jenaka Zidan tersenyum geli namun nelangsa, "saya tidak tahu kenapa peruntungan saya sekonyol ini. Di satu sisi, saya selamat dari dua orang penagih hutang, di sisi lain harus mengalami kejadian ini. Saya—"
"Tunggu, tunggu!" sela Shania, "Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa Anda tadi tengah dikejar-kejar penagih hutang?"
Hot Chapters