Di Balik Tirai
Di atas retakan itu, sebuah tulisan tertoreh dengan cat merah yang mencolok: “Kau tidak bisa melarikan diri dari bayanganmu.”
Maria menahan napas, tubuhnya terasa kaku seperti membatu. Ia tidak berani menyentuh cermin itu. Pesan itu, seperti semua ancaman sebelumnya, adalah peringatan. Tetapi kali ini, rasanya lebih personal. Bayangan. Kata itu menusuk jauh ke dalam pikirannya, menggali luka lama yang sudah berusaha ia sembunyikan bertahun-tahun.
“Bayangan…” Maria menggumamkan kata itu dengan suara pelan, hampir tidak terdengar. Apakah ini hanya permainan pikiran? Atau apakah ini berarti sesuatu yang lebih besar, lebih gelap?