Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

"Dari mana datangnya mata ku ini! , apa itu dari api sebelumnya?" XInyi segera merasa itu benar, karena selain ini tidak ada lagi alasan yang valid untuk meyakinkannya. "Seperti kata-kata orang dahulu, terkadang dalam kesulitan ada manfaat terbesar" Senyuman terlukis di wajah Xinyi yang tampan. ---------------------- End Chapter
1037.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 821 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
The Vestige

The Vestige

“Apa di sini dia melakukannya?” Tidak ada yang salah dengan istilah bahwa mata bisa berbicara. Itu yang didapatkannya sekarang dengan cara membaca, membaca sebuah celah cermin yang menyimpan rekam jejak dan jati diri seorang insan. Dagunya mendekat, ingin menghirup lebih banyak lagi. Apalagi, akses yang terbiar begitu saja, membuka di depan matanya. Sekejap, ia teringat saat seseorang yang selalu memanfaatkan sebuah keadaan. Meneguk lebih daripada yang dibutuhkan.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

“Aku tidak butuh informasi tentang karyanya atau apa pun tentangnya. Tapi mata dia ini mengingatkan aku kepada seseorang. Siapa, ya? Dia tidak asing tapi kenapa aku tidak bisa mengingat sesuatu, ya?” “Congkel saja matanya,” kekeh Zahra yang mendapat pelototan horor dari Teti. Zahra terkikik geli melihat ekspresi wanita itu yang mencebikkan bibirnya dk akhir. “Kamu bisa mencari tahu secara detail lewat matanya. Kamu bisa memeriksanya jika memang begitu penasaran.”
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Dunia

Di Antara Dua Dunia

Bab 53: Mata Ketiga dari Dalam Waktu “Jika dua mata melihat masa kini, maka mata ketiga melihat kebenaran yang disembunyikan waktu.” Langit Aeloria tak bergeming. Dua matahari kecil masih berpendar di atas cakrawala, tapi seolah waktu tak lagi mengikuti aturan biasa. Udara menjadi lebih pekat, tidak panas, tidak dingin—melainkan… penuh. Terisi oleh sesuatu yang tak kasat mata. Sesuatu yang terbangun di bawah permukaan kenyataan.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

“Mata kedua?” “Mata Dewa bukan satu,” jawab Harris. “Ada dua lapisan, mata merah untuk membuka pintu dan mata emas untuk membaca siapa yang layak hidup.” “Dan mata hitam?” tanya Queen, pelan setengah bercanda, setengah gentar. Harris menatapnya. “Untuk menghapus.” Tidak ada yang bicara selama beberapa detik. Angin malam menyentuh tirai, tipis dan dingin.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Semua barangnya hampir laku dalam sekejap. "Sial, orang-orang apa sudah buta, ya? Bisa-bisanya mereka tertipu?" Wita menggelengkan kepala, dia membelalakkan mata tidak percaya. Mungkin bukan karena mereka buta ... tapi karena terbawa perasaan sendiri. Jumlah penonton siaran langsung Rani makin bertambah, dia terus mendapatkan banyak hadiah. Dia mungkin sudah menghasilkan banyak uang hanya dalam waktu satu jam.
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Mata yang terdiri dari huruf-huruf, mulutnya berbicara dalam metafora. "Aku adalah yang kau tulis sebelum sadar. Aku adalah kemungkinan yang tak pernah kau ketik. Aku adalah Penulis yang Tak Terbayangkan." Lena melangkah maju. "Kalau begitu, kami juga adalah yang belum terpikirkan. Dan mungkin... kamilah kalimat yang akan mengoreksi kamu."
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Cinta Pertama yang Tak Tergantikan

Cinta Pertama yang Tak Tergantikan

"Nggak ada gangguan. Nggak ada keterikatan yang mengaburkan keputusan." Ucapannya menghantam tepat sasaran. Dia mengatakan, di depan semua orang, bahwa aku hanyalah gangguan. Keterikatan yang membuatnya tersesat. Matius mengamati kami dengan kegembiraan yang tidak dia tutup-tutupi. "Mel benar-benar aset yang berharga. Dia punya visi yang luar biasa." "Aku yakin begitu," balasku, suaraku merendah, hanya ditujukan pada perempuan itu. "Dia memang selalu punya visi. Aku yang terlalu buta untuk melihatnya."
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Ting! Sudut mata ini melihat nomor tak dikenal yang mencoba mengirim pesan padaku. Gegas, kuraih benda pipih itu karena penasaran. Terdapat gambar quote berlatar pemuda yang kukenal menatap pada langit yang bertabur bintang. “Jika kamu belum menemukan yang baru, maka bagaimana dengan yang lama?” Begitulah isi quote-nya. Ting!
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai quotes tentang mata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status