Ifat
Ia tidak mau menjabat tanganku, tapi hanya merapatkan kedua telapak tangannya di depan dada, menganggukkan kepala, membungkukkan sedikit badan, seraya melebarkan senyumnya.
Bagiku, itu terkesan anggun, dan tampak terhormat. Sepertinya ia menjaga hal-hal yang berhubungan dengan muhrim. Pakaian yang ia kenakan pun sangat Islami.
Ia memakai baju terusan, tapi tidak kehilangan sisi modisnya. Di bagian kiri jilbabnya tersemat bros kupu-kupu berwarna pelangi. Ia juga menyandang tas mungil berbentuk boneka kucing.
Hot Chapters