Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Barraberee

Barraberee

Aku jadi bertanya-tanya, kalau badanku tingginya sekitar 165 cm, lalu Om Barra berapa, ya? “Saya mau ngasih penawaran, kamu tidak keberatan?” Tanya Om Barra di sela men-drible bola. “Penawaran apa?” Tanyaku balik, sambil berusaha mengambil alih bola di tangannya. Sedangkan dia pun masih betah menghalau agar aku nggak punya kesempatan itu. “Kalau saya menang, kamu tidak boleh menolak satu permintaan dari saya.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as raises the bar
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Namun kali ini tidak seperti tadi, Bara mengerahkan sedikit kekuatannya untuk menjadikan dirinya setingkat lebih kuat dari Onimusha. DAAARRRR!!!
8.962.6K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as raises the bar
Read
+Library
Broken

Broken

tambah Yena. “Baik, nyonya. Kami akan pastikan nyonya tidak akan kecewa dengan pertunjukkan kali ini,” balas pria itu. “Oia, satu lagi. Aku gak mau kalau video itu basi, jadi aku maunya video itu secara live. Paham?!” ucap Yena memberi perintah tambahan.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as raises the bar
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Pria kekar itu terlihat seperti mendapatkan stimulan yang mana kekuatannya meningkat dua kali lipat. “Tampaknya aku membangunkan monster di dalam diri pria itu. Aku tidak memiliki pilihan lain selain menghadapinya. Dengan peningkatan kekuatan yang terjadi, kemampuan pria itu pasti jauh lebih baik dan gerakannya seharusnya tidak selebar sebelumnya. Huft … “ Barata bergegas menyerangnya dengan beberapa teknik dalam waktu bersamaan.
1058.0K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as raises the bar
Read
+Library
Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Kecepatannya meningkat berkali-kali lipat, meninggalkan bayangan buram di belakangnya. Ahli Alam Langit itu hanya mengangkat satu jarinya. "Lambat." WUSH! Tekanan gravitasi di sekitar Bara tiba-tiba meningkat secara drastis. Bara merasa seolah-olah sebuah truk kontainer baru saja dijatuhkan di atas pundaknya. Lututnya menghantam tanah dengan keras hingga beton di bawahnya hancur. Namun, Bara bukanlah petarung biasa. Ia adalah orang yang bertahan hidup dari kerasnya jalanan Metropolis G.
1016.1K viewsOngoingAdded to Library 386 Times as raises the bar
Read
+Library
DERITA WAJAH JELEK

DERITA WAJAH JELEK

Bara kembali bergumam sambil terus melihat pemandangan di luar jendela kamarnya dari ketinggian yang cukup membuat manusia di bawahnya mendongak tak berdaya. “Kesombongan dalam diriku tak kunjung muncul bahkan setelah mencapai semua ini. Mungkinkah aku memang ditakdirkan menjadi pemeran protagonis yang baik hatinya? He-he-he!” gumam Bara dengan aneh memuji dirinya sendiri beberapa kali. Kebiasaan ini tidak datang sekali atau dua kali saja. Bara hampir rutin melakukan semuanya sendiri di setiap harinya selama lebih dari lima tahun ini.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as raises the bar
Read
+Library
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Orang-orang workshop telah berhasil menaikkan level meja bar hingga presisi sempurna. “Gimana, Pak Arkan? Sudah lurus, ya? Dua milimeter itu memang krusial kalau buat meja bar panjang begini,” ujar mandor workshop dengan bangga. Arkan hanya mengangguk tipis. “Iya, bagus. Terima kasih.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as raises the bar
Read
+Library
Hidup di Dekapan Musuh Suamiku

Hidup di Dekapan Musuh Suamiku

ucapnya dengan nada menggoda. “Nggak.” Aku buru-buru menggeleng. “Aku bahkan nggak tertarik.” “Oh ya?” Ada nada geli di suara Bara. Dia berdiri, mengulurkan tangan untuk membantuku bangkit. Namun karena masih pusing tubuhku jadi goyah dan terhuyung, tangan Bara yang kokoh buru-buru menahanku agar tidak jatuh. Membuat jarak antara kami tidak sengaja menyusut.
10983 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as raises the bar
Read
+Library
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Sorot matanya tajam tanpa emosi. Di luar, seorang pria yang sudah babak belur tetap mencoba memberontak meski jelas tubuhnya nyaris tak kuat berdiri. “Lepaskan aku, bangsat! Kenapa kalian menghajarku, hah?!” teriak Bara, suara seraknya menggema penuh amarah.
1037.5K viewsCompletedAdded to Library 825 Times as raises the bar
Read
+Library
JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

Percakapan itu terhenti ketika Bara berkata, “Maaf, Tan, dasternya saya naikkan lagi, ya?” Tante Sherly tidak jadi menjawab, karena saat itu Bara sudah menaikkan ujung dasternya ke atas. Ia tau jika Bara sempat melihat miliknya karena ia tidak mengenakan cd. Namun ia diam saja, tetapi jantungnya berdetak lebih kencang dari normalnya.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as raises the bar
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status