KETUA OSIS DINGIN ITU, SUAMIKU
"Baru pulang dari pasar ya, Sayang? Tante seneng deh ketemu sama kamu, udah cantik, rajin bantu orang tua juga. Enggak salah, kalau kamu jadi menantu, Tante."
Rania langsung menganga, saat wanita itu mengatakan soal 'Menantu' pada kalimat terakhirnya.
"Apa, Tan? Menantu? Aku, jadi menantu, Tante?" Rania mengulang ucapan wanita itu, dengan terbata-bata. Dia menunjuk dirinya sendiri dan tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya itu.
"Iya, Sayang. Mau ya. Jadi, menantu, Tante," pintanya dengan enteng. Dia seperti menawarkan permen kepada bocah lima tahun.
Hot Chapters