Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Tahun Yang Suram

Tujuh Tahun Yang Suram

Sakha berucap tanpa menatap Ristia, lalu kembali sibuk Memasukkan barang- barang tadi, jumlahnya cukup banyak, ada empat karton besar dan lima karton kecil ,belum lagi kresek besar tiga dan kresek berisi makanan, namun yang itu Ristia pegang saja. Lalu Ristia membuka pintu penumpang sebelah kiri, namun balik bingung, sebab Sakha menahan lengannya yang akan membuka pintu itu,
1056.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Ksatria Katana Kembar

Ksatria Katana Kembar

tanya Ragma. “Masih, tapi bukan di sini. Di gang sebelah. Yang 20 pintu ini sudah penuh semua.” “Oh, yang 100 pintu itu bukan satu tempat, ya Bu?” tanya Zaki. “Enggak, beda-beda. Kalau satu tempat ya butuh tanah yang luas. Mencar-mencar lah. Jadi lima tempat. Nah, masing-masing satu tempat itu ada 20 pintu. Kebetulan yang kosong ada di gang ketiga. Arah sana, ya. Sekitaran 20 meter dari sini.”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Namun, cukup memuat empat orang. Di dekat pintu ada batang kecil yang tampaknya berfungsi seperti meja. Di sana masih ada bambu yang mirip seperti tempat kami menyimpan air. Di sebelah kanan pintu, berjejer peralatan masak sederhana. Sebagian besar bagian bawahnya sudah gosong karena api. Di sebelah kiri pintu, berjajar perlengkapan berburu dan perlengkapan tidur. Hal mengejutkannya ada di dinding kayu paling lebar. Di sana terpampang peta raksasa—yang mirip seperti di vila monster, dan aku yakin Reila juga menyadarinya karena dia meremas jemariku lebih erat. Jemarinya juga mulai mengetukkan sesuatu, berbunyi: [“Mirip vila.”]
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

Tetapi sekarang Raka telah mencapai ini, apakah dia menghadiri kelas atau tidak tampaknya tidak membuat banyak perbedaan lagi. "Aku akan menemanimu melihatnya." Penjual real estat itu juga dengan sungguh-sungguh berkata, "Tuan Raka, gedung kami nomor sembilan ada di depan." Bangunan sembilan, 140 meter persegi, dengan desain tertutup untuk satu rumah tangga per lift! Meskipun ada dua apartemen di setiap lantai setiap unit, lift memiliki pintu di sebelah kiri dan kanan, yang sepenuhnya memisahkan kedua sisi.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Kuparkirkan mobil tepat di depan garasi yang pintu gesernya tertutup rapat. Ragu aku berjalan memasuki teras rumah yang memiliki empat buah pilah yang berjajar menyangga bagian depan bangunan. Kutarik napas dalam-dalam ketika harus memencet bel yang berada di samping pintu dekat kisi-kisi jendela besar yang tertutup gorden warna emas tersebut.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Pak Deon, Istrimu Menolak Kembali

Pak Deon, Istrimu Menolak Kembali

Di depannya berdiri pintu raksasa setinggi lebih dari tiga meter. Warnanya hitam pekat seperti malam yang tanpa bintang, dihiasi ukiran emas rumit yang membentuk simbol-simbol Eropa kuno. Dua patung bertubuh hewan berkaki empat tanpa kepala berdiri di kiri dan kanan pintu, memegang obor kecil yang apinya berwarna biru.
1056.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai rak piring 4 pintu
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Runayanti
Terima kasih atas dukungannya semua pembaca setiaku. Thor akan memberikan yang terbaik untuk novel Pak Deon ini. Yang sabar ya kalau sedang emosi sama si Bella atau rindu sama Jannah. Semua ada ritme ceritanya. Semangat🫶
Ikke Kodilla
aku aja yg bacanya sakit karna berasa aku yg ngalamin disana dan bener2 gamau kalo suami sendiri HB badan sama wanita lain apalagi sampe nikah terus aku nya dipaksa sma suami terus dikisah akhirnya aku gamau jannah kek gitu tolong ka thor senangkan pembaca jgn berlarut2 bikin kami sakit hati bacanya
Baca Semua Ulasan
Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Hanya terasa ada pijakan tak terlihat setiap kali dia berjalan. Setelah agak lama dia berjalan jalan diruangan itu, matanya tertuju pada dua pintu di ujung ruangan. Pintu di sebelah kiri berwarna perak memancarkan cahaya hitam pekat dengan gambar kera dipintu tersebut. Sedangkan pintu disebelah kanan berwarna emas memancarkan cahaya jingga dengan gambar yang sangat dia kenal di pintunya.
10613 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Meski awalnya masih sedikit celingak-celinguk gugup, namun pada akhirnya penampakan sebuah rak piring membuat Senja memberanikan diri untuk mendapatkan apa yang hendak ia cari. Untuk ukuran seorang bujangan yang tinggal seorang diri, kondisi rumah dinas Tria bisa dibilang cukup bersih, rapi dan teratur. Aroma setiap ruangannya pun terasa segar, dengan adanya pengharum ruangan di setiap dinding, yang bakal menyemprotkan wewangian secara teratur sesuai pengaturan yang ditentukan pemiliknya. Tidak memerlukan waktu banyak saat Senja tersenyum semringah begitu mendapatkan apa yang ia cari, yakni piring kue dengan bentuk bulat pipih, yang bahkan piring tersebut tidak hanya satu melainkan ada beber
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Sedangkan suamiku membereskan tikar di ruang tamu dan ruang tengah. Aku mencuci piring di wastafel dapur. Di samping wastafel ada rak piring. Kemudian di samping rak piring ada kamar mandi. Ketika aku sedang mencuci seluruh piring dan gelas kotor, tiba-tiba piring dan gelas yang ada di rak piring berbunyi-bunyi seperti ada yang menggoyangkan raknya. "klunting klunting," awalnya masih lirih.
8.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Aku komen dengan nada menyindir. "Eh, iya juga ya, Bang. Kita kan udah punya kulkas. Empat pintu lagi." "Empat pintu, Ciin?" Mata Angel membulat. "Ho-oh. Pintu kanan, pintu kiri, pintu depan, sama pintu darurat." "Aje gile, Ciin!" decak Angel. "Ada yang lain lagi, nggak? Kalo nggak, kita balik, nih," ancamku.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai rak piring 4 pintu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status