Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Malu, wajahnya langsung terlihat panas, tangannya gelisah di sisi tubuhnya. “Sialan, jangan panik, aku baru saja mengganti bajumu! Kamu seharusnya pingsan pada malam pernikahan kita jika kamu tidak suka membayangkan aku menyentuhmu! " Bahunya bergetar; pikirannya kacau balau. Sangat marah, Riftan mengucapkan kata-kata ini, "Seorang wanita bangsawan yang rusak frustrasi, bahkan kehilangan akal sehatnya, oleh hal-hal sepele seperti ini!"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
KARMA

KARMA

balas Mas Bima. "Mas, aku pengen makan manggis dan rambutan, Mas, ada jual gak ya, Mas?" Entahlah, aku bayangkan menikmati dua buah segar itu sangat enak. Bahkan meski hanya dalam hayalanku saat ini. Aku seperti dapat merasakan rasa manis asemnya. Pasti seger banget. Tuh kan aku sampai hampir menelan ludahku sendiri. "Kalau manggis mungkin ada, tapi kalau rambutan kayaknya sudah lewat musim deh," ucap Mas Bima. Sedikit aku merasa sedih lagi kecewa mendengarnya.
9.7204.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai rambut kasar
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Dengan terpaksa Luna menerobos hujan yang amat deras, blouse bewarna pink fanta itu basah dalam sekejap. Perjalanan ke rumah Jim tidak semulus yang diharapkan, Luna terjebak macet beberapa kali, belum lagi jarak rumah ibu Jim cukup jauh dari kantornya. Untungnya wanita itu sudah menunaikan shalat Maghrib, jadi tak perlu terlalu khawatir.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 484 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

Rumah nenek Nadira Kamari hari itu penuh dengan kehangatan. Aroma rendang yang baru matang, ketupat yang baru saja diangkat dari rebusan, dan suara gelak tawa sanak saudara yang memenuhi ruang tengah membuat suasana terasa meriah.
10917 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
ARSHAKA

ARSHAKA

Dengan rambut acak-acakan, dasi yang sudah tidak terpasang, seragam yang tidak dimasukkan dan kancing yang dibuka hingga memperlihatkan kaos putih dalamannya. Dan yang paling utama, wajah tampannya yang babak belur karena berkelahi tadi siang menjadi penarik perhatian utama kedua orang tuanya begiti ia masuk ke dalam rumah dan melewati ruang santai tempat orang tuanya tengah duduk berdua. "Arshaka!" Panggil papanya, Sukma. Arshaka menghentikan langkahnya lalu menoleh dengan ekspresi malas, "Kenapa?" Tanyanya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Begitu ia tiba, seorang pria paruh baya menyanbutnya, itu kasim pribadi Kaisar, Ayahnya yang hingga saat ini masih terbaring sakit di kasur. "Apa Bram sudah kembali dari Timur?" tanya Rangga, melupakan mimpi buruknya. Kasim itu mengangguk. "Baru saja tiba, yang mulia. Mungkin... Sedikit lagi ia akan kemari." Rangga mengangguk puas, hingga tak lama sesuai dengan ucapan sang kasim, pintu diketuk sopan. Bram masuk sambil membawa kotak berwarna putih dan menyerahkannya pada sang kasim.
9.856.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rambut kasar
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, para readers terkasih. Terima kasih banyak. Tanpa kalian dan editorku terkasih pula, Dalia tidak akan tersaji dengan lebih banyak warna. Dengan dukungan kalian pula, penulis berhasil membawa Dalia pada juara satu small writing contest dan menjadi top winner(。ノω\。)♡♡
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

“Kamu pakai baju tipis begini. Aku takut kamu kedinginan. Aku akan kasih kamu jaket tebal. Tapi aku nggak sekaya kamu, baju yang kamu pakai semuanya bermerek. Aku hanya bisa kasih kamu jaket seharga 2 jutaan. Kalau kamu merasa terlalu murahan, jangan dibuang. Kembalikan padaku. Aku kasih ke Kak Rama. Tinggi badannya hampir sama denganmu.” Bram langsung berkata, “Nggak, asalkan kamu yang kasih, aku pasti suka. Apa pun yang kamu kasih akan jadi milikku, nggak boleh diambil kembali. Kak Rama punya banyak baju. Bajunya juga jauh lebih tebal dari bajuku. Aku nggak punya banyak baju yang tebal. Sebenarnya aku orangnya takut dingin. Lihat saja, aku nggak berani ke mana-mana. Setiap hari di kantor s
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174.5K kali sebagai rambut kasar
Tampilkan Ulasan (863)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
Kuranji

Kuranji

Detik berikutnya ia terkekeh, “Hahaha … kau salah duga, Anak Muda. Isi karung ini hanyalah rusa kecil, hasil buruanku.” “Gadis ataupun rusa, aku mau kau memberikannya padaku, Pak Kumis!” Muka si Kumis Berantakan memerah. “Rupanya kau tidak pernah diajarkan sopan santun, Anak Muda. Baiklah. Jika orang tuamu tidak paham dengan kaluak paku asam belimbing, maka aku yang akan mendidikmu. Bersiaplah!”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

Ini seolah-olah di rumahnya berisi kaum lemah dan tak berdaya. Mala mencium aroma manis di dekat hidungnya. Tak hanya itu, bibirnya merasakan sesuatu yang kasar dan berminyak. Mala mengernyit dan seketika mendengkus menyadari Arman menempelkan pisang kayu goreng ke bibirnya, dekat dengan hidungnya. "Apaan, sih?" Mala menepis tangan Arman yang masih memegang pisang kayu goreng.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai rambut kasar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status