Pelukan Hangat Tuan Presiden
sapa Sera, suaranya parau dan penuh kerinduan.
Di seberang sana, suara angin bertiup kencang terdengar samar. Rendra sedang berdiri di puncak sebuah bukit berbatu. Di bawah cahaya bulan Amartapura, ia berdiri cukup jauh dari Evan, Mayor Naka, dan barisan pengawal lainnya. Rendra sengaja mendaki area itu hanya untuk mendapatkan sinyal yang stabil.
"Apa aku mengganggumu?" suara Rendra terdengar berat namun menenangkan. "Aku tahu ini sudah larut malam, tapi mumpung aku bisa mendapatkan sinyal di sini. Bagaimana kabarmu?"