Ranjang Panas Suamiku
tanya Wilona, mengecek daftar inventaris kecil mereka di kertas lusuh.
"Masukkan saja, Wil. Habiskan yang itu, besok baru kita restok. Jangan lupa keripik singkong buatan Mak Ijah, itu yang paling laris," jawab Daffa, menyortir uang receh dan kembalian ke dalam tas pinggang kecil.
Wilona melipat rapi kain lap dan mengikat bungkusan makanan ringan. Gerakan mereka cepat, terkoordinasi, dan tanpa banyak bicara— sebuah keharmonisan yang lahir dari keterbatasan dan kebutuhan.