Turun Ranjang
Istilahnya kalau tidak salah turun ranjang.
"Caper gimana?" tanya Bunda.
"Suka jailin gitu, Bun," jawabku.
"Suka sama kamu kali."
"Bunda mah, gitu," ucapku.
Kami tertawa bersama. Nyaman sekali bisa berbincang dengan Bunda. Beliau selalu mengerti perasaanku. Bukan mengurui atau menasehati, tapi bicara dari hati ke hati. Beliau selalu punya cara untuk dekat dengan anak-anaknya. Aku bersyukur bisa menjadi salah seorang anak bunda meski bukan anak kandung. Bunda tidak pernah sekalipun membeda-bedakan kami yang anak Tiri dan Ipin Upin, ralat. Abisatya dan Abiandra yang merupakan anak kandungnya.
Hot Chapters