Sentuhan Panas Dokter Dingin
Seperti biasa, menyalim takzim beliau.
"Kamu apa kabar Rum, baru saja pulang ya?"
"Baik Mi, iya, Mami mau minum apa?"
"Nanti saja gampang mami ambil sendiri. Kamu kelihatannya lelah."
"Enggak kok Mi, sebentar," jawabnya berlalu. Beranjak ke dapur untuk membuatkan minum. Disusul Rasya tiba-tiba.
"Ingat ya Ruma, jangan cerita yang aneh-aneh. Awas kamu kalau sampai berani mengatakannya," ancam Rasya menghentikan aktivitas Ruma sejenak.
Hot Chapters