Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

wajah itu mirip Bagas! "Mas?" suara Ratih bergetar, penuh kebingungan. Sosok itu tersenyum lebar, memperlihatkan deretan gigi tajamnya. "Iya ini suamimu, Ratih," suaranya berat, seperti bergema dari dalam gua. "Aku juga bagian dari hidupmu ... dan aku ingin kamu memberiku sesuatu yang belum kita dapatkan" Ratih mundur beberapa langkah, tubuhnya kaku dalam mimpi yang terasa begitu nyata. "Apa yang Mas mau?"
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

Ia duduk di kursi tepat di depan Shen, menyilangkan kedua kakinya dengan anggun sebelum akhirnya berbicara. "Shen." "Sudah cukup." "Apa yang cukup?" "Perjuanganmu." Shen memandang Ratna tanpa berkedip. "Zen sudah punya kehidupan baru." "Kau juga seharusnya begitu." Shen tersenyum tipis. "Kehidupan baru yang dibangun dari kebohongan?" Ratna masih mencoba mempertahankan ketenangannya. "Kau tahu maksudku."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Raja Milik Ratu

Raja Milik Ratu

Gadis itu membelai rambut lusuh sang ibu dengan lembut. "Sekarang, Mama sudah semakin tua. Tapi, Ratu masih percaya kok kalau Mama masih kuat kalau renggut nyawa Ratu, ya kan?" bisik Ratu tepat di telinga kanan ibunya. "Mama rindu? Tapi, Ratu rasa Mama hanya rindu dengan darah segar Ratu, kan?" bisik Ratu lagi miris. "Ratu janji, jika Mama sudah benar-benar sembuh. Silakan, berbuat sesuka Mama. Buat putrimu lenyap dari semesta." Sudut bibir Ratu naik ke atas membentuk senyuman.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
RADIO REKSA

RADIO REKSA

“Ratu… Kamu ngomong apa, sih? Nggak baik ngomong kayak gitu. Bersyukurlah karena sampai hari ini kita masih diberi kesempatan untuk menikmati anugerah-Nya.” “Kalau saja hari itu…” Ratu sepertinya masih ingin mengurai masa lalunya. “Sssstttt… Semua sudah berlalu, Ratu. Yang penting sekarang kamu sudah pulih dan bisa menjalani hidup seperti sedia kala,” hibur Lila dengan aksen yang dibuat sedikit kocak. “Nggak akan bisa sama lagi, La. Nggak akan…” geleng Ratu. “Pastilah mereka memandang sebelah mata padaku saat tahu kondisiku yang sekarang,” lirih Ratu.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

ungkap Ratu Api. “Hanya dengan aku saja, kau tidak akan pernah bisa menang. Sedangkan di sana terdapat jutaan serangga seperti aku, bahkan ada yang jauh lebih kuat. Lantas bagaimana cara kau bisa bertahan hidup. Memasuki alam surgawi bagi manusia sama halnya dengan memasuki alam kematian. Kau hanya akan mengantar nyawa,” jelas Ratu Api. “Anda tidak perlu mencemaskan nyawaku, Ratu. Lekas lanjutkan saja apa yang ingin kutahu,” pinta Lintang tidak menggubris peringatan Ratu Api.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Lebih Dari Sekedar Pernikahan

Lebih Dari Sekedar Pernikahan

Kata-kata Ratu membuat Rangga terdiam sejenak. Rangga: Nggak papa, Ra. Kalau itu yang terbaik buat lo. Walaupun setelah itu mungkin gue udah nggak bisa sering-sering ketemu lo lagi. Lagipula lo udah nggak boleh capek-capek lagi kan? Ratu: Gue masih butuh uangnya. Dengan penuh keyakinan, Rangga menjawab. Rangga: Lo lupa ya, gue suami lo. Gue yang akan nafkahin lo.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Satu Tahun

Kontrak Cinta Satu Tahun

Bu Bella penasaran. “Ini benar-benar penting banget, Mah “ “Sepenting apa, sih. Cerita, dong, sama Mama.” “Nanti kalau jawabannya sudah Ratu dapatkan, pasti cerita ke Mama. Oh, ya, Ratu pinjam mobil Mama, ya.” “Iya, deh. Mama tunggu cerita kamu.” “Ratu pergi, ya, Mah. Assalamualaikum.” Ratu beranjak meninggalkan ibu dan anaknya.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas

Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas

Ratu mengerjapkan mata, tersadar kembali dan ia langsung menyentuh pipinya yang di kecup oleh bocah itu sambil menahan senyum kakunya. "Heh! Bahagia? Dicintai? Nggak mungkin ada di kamus gue. Sedari kecil gue nggak pernah merasakan itu, gue juga berharap mati cepat agar bisa menghapus darah mafia dari tubuh gue," gumam Ratu dengan wajah datar miliknya. "BERHENTI!" seru musuh yang sekarang sudah mendekat padanya. Ratu dikepung oleh mereka, tidak ada jalan untuknya pergi, apalagi pistol miliknya sudah kehabisan peluru.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Kumau kau mati saja!" Suara datar dan dingin itu menyakitkan hati Ratu Teluh Bumi. Kalau tidak dalam keadaan sedang sakit begitu berat, Ratu Teluh Bumi sudah menyerang orang itu karena ucapan yang seenaknya saja itu. Tapi demi mendapatkan pertolongan, Ratu Teluh Bumi akhirnya berkata, "Aku... aku masih ingin hidup...." "Untuk apa kau hidup?" "Untuk... membalas dendamku kepada lawan yang mengirimku ke jurang ini...!"
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Perfect Love For My Lecturer

Perfect Love For My Lecturer

tanya Ratu “Lo ngajak gue? Astaga anak gemilang seperti gue di ajak ke tempat yang kaya begitu? Gila lo pada! Lo mau gue di samurai sama ayah gue? No… thank you baby,” Ratu tampak menoyor kepala Eva yang ada di sebelahnya itu. “Siapa juga yang mau ajak lo! Gue juga sayang sama nyawa gue, gue tanya yang lain!” sela Ratu membuat Eva tampak mempoutkan bibirnya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai ratu mas nyawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status