Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Oleh Sentuhannya

Terjerat Oleh Sentuhannya

Dini memperhatikannya hanya menggelengkan kepala tadi sepertinya ia berlagak sok kejam eh sekarang berubah jadi sok imut. “Lo bisa ceritakan masalah lo sekarang.” Kata Ratu saat makanannya sudah habis ia makan dan ia sedang duduk menatap Dini untuk meminta penjelasan. “Gue tidak bisa kasih tahu lo sekarang, Rat. Tapi gue janji kalau ada waktu pasti akan jelaskan semuanya ke lo. Lagian sebentar lagi kita akan masuk kelas.” “Benar ya, lo jangan bohong. Awas kalau lo bohong, aku gak mau temenan sama lo lagi dan gak gue kasih catatan selama lo gak masuk kuliah.” ancam Ratu.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Ratu barbarku

Ratu barbarku

Itu bukan gaya seorang Ratu. Setelah memberi hormat, aku segera keluar dari istana nenek Ratu Agung. Sesi pertemuan seketika berubah menjadi sesi adu mulut, menarik! **** Aku memasuki istanaku dengan perasaan malas. Disana sudah ada Roseline yang menungguku. Roseline membungkukan badan memberi hormat kepadaku. Dayang Utari menyerahkan sebuah kertas, aku mengambilnya lalu membacakannya di hadapan Roseline.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Ratu

Mendadak Jadi Ratu

sambar Aneska cepat dan dibalas anggukan mantap dari gadis di hadapannya. “Benar, Yang Mulia. Yang Mulia adalah Ratu kami. Ratu kerajaan Aldarian.” Aneska tadinya berjongkok langsung limbung. Ia terduduk di lantai granit yang dingin. Kedua kakinya menekuk, salah satu siku tangan bertopang pada lutut kirinya. Telapak tangan kiri menopang kepala Aneska yang mulai pening tidak karuan.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

Pagiku cerahku matahari bersinar Ku gendong tas merahku di pundak Selamat pagi semua, kunantikan dirimu Di depan kelasmu menantikan kami Guruku tersayang Guru tercinta Tanpamu apa jadinya aku Tak bisa baca tulis Mengerti banyak hal Guruku terima kasihku Nyatanya diriku Kadang buatmu marah Namun segala maaf kau berikan “Terima kasih Ibu guru,” ucap Reyhan dan teman-temannya bersamaan, terlihat wajah haru dan bangga dari semua yang berada di dalam ruangan tak terkecuali Ayra dan Azka.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Tarian Persembahan Sang Ratu

Tarian Persembahan Sang Ratu

“Sebab Tuhan kami maha mendengar. Ia tak perlu perantara apa-apa. Cukup hanya kita yang berdoa langsung, Gusti Ratu.” “Siapa Tuhan kalian, aku merasa dia sedikit angkuh dibandingkan yang lain?” “Ilah kami Allah, hanya satu tidak ada tandingannya.” “Hmm, Allah, begitu ya, selain itu apa yang kalian bisa berikan pada kami jika andaikata aku menerima ajaran kalian di sini, wahai para Tuan.” Semakin tertantang ratu dengan jawaban yang diberikan Azam. Ia dari dulu memang suka belajar banyak hal, hanya saja karena ia perempuan suka dilarang ini dan itu oleh kedua orang tua yang sudah menjualnya. Tugasnya hanya satu, menari untuk para leluhur.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Ratu tak Dianggap

Ratu tak Dianggap

Posisi Ratu sedikit agak lebih aman kini sudah berada di atas papan. "Tidak Dino..., Tidak...., Aku bukan ibu kandung mu," Ratu mengulanginya lagi. Wajah Dino murung, ia menurunkan kedua ujung mulutnya. Tapi ia berusaha tetap memegang tangan Ratu, dan berusaha menarik tangan yang satu lagi. Ratu secara spontan menaikkan kedua kakinya ke atas papan itu. "Ibu...tahu kah engkau, kalau aku tumbuh berkembang seperti ini karena dibesarkan oleh mu. Aku merasa berhutang jasa kepada mu."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
MARRY ME, OM DUDA!

MARRY ME, OM DUDA!

"Ngapain? Anter kita?" "Bukan," geleng Naileen. Dia kembali merias dirinya yang hampir selesai. "Hari ini aku ada interview buat jadi guru di sekolah Ratu. Kamu kok lupa sih. Jadi, kalian berangkat lebih pagian nggak apa ya?" "Guru di sekolah kita?!" Ulang Ratu antusias. "Iyaaaaa." Balas Naileen gregetan.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Rebutan Rumah Mertua

Rebutan Rumah Mertua

Orang tua itu berjalan dari kamarnya menuju ke ruang keluarga tempat Rukmini dan Ronny tengah berbincang. “Jangan hanya tahu membuat anak tapi tidak mau bertanggung jawab. Temukan anak istrimu, lalu didik mereka agar menjadi lebih baik. Bukannya malah membiarkan mereka di luar sana. Barusan Bapak menelepon sekolah Ratu. Katanya, Ratu tidak didaftarkan ulang pada tahun ajaran ini. Entah sekarang sekolah di mana anak itu,” lanjut Rahmat sambil mendudukkan diri di samping Rukmini. “Apa, Pak? Ratu sudah pindah sekolah? Risma bawa ke mana dia?” sergah Rukmini panik.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Dinikahi CEO berstatus Duda

Dinikahi CEO berstatus Duda

"Oh iya, ayah kapan masukin kita kesekolah? Raja udah gak sabar pengen ketemu teman baru, kata bunda kalau kita sekolah ilmu kita akan bertambah. Otak kita jadi cerdas," "Dan punya banyak teman baru," ucapan Raja terhenti saat Ratu menyela dengan penuh semangat. Adrian terdiam, ia menghentikan tangannya yang hendak menyuapkan kue kemulutnya. "Sekolah?" tanyanya Adrian kaku. "Ya, Ayah," jawab Ratu dengan mata berbinar. "Kita pengen banget sekolah, ketemu teman-teman baru, belajar hal-hal baru. Bunda bilang kita akan banyak belajar di sekolah."
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai ratu sekolah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status