Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Langit yang baru saja mencicipi warna biru kini mendadak bergejolak. Seolah ia memuntahkan cairan kental berwarna merah marun yang jatuh seperti hujan darah ke seluruh penjuru benua. Ini bukan sekadar fenomena alam, setiap tetesan yang menyentuh tanah mengeluarkan suara mendesis. Menghanguskan rumput hijau dan mengubah sungai yang jernih menjadi aliran nanah yang berbau amis.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA

KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA

“Aku merasakannya, Mpu. Anak ini ingin lahir… malam ini juga.” Benar saja, tetesan air mulai jatuh memukul atap gubuk. Namun ketika cahaya obor menerangi tetesan itu, keduanya tertegun. Air itu berwarna merah tua, memantulkan cahaya seperti butiran darah. Hujan merah turun membasahi tanah, menciptakan pemandangan yang menyeramkan dan penuh pertanda buruk.
1097 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Menari Bersama Hujan

Menari Bersama Hujan

Meihui menoleh, dan Rain mulai membaca pelan: "Ketika hujan pertama jatuh setelah kepergianmu, dia duduk diam di bawah jendela. Aku melihatnya dari kejauhan, dan aku tahu—dia tidak sedang mencari pelangi, dia sedang menunggu reda. Aku tidak datang untuk menggantikanmu, tidak pernah. Tapi jika cintamu adalah hujan yang mengajarinya bertahan, Maka biarkan cintaku menjadi langit yang tak lagi mendung." Meihui menutup matanya. Air matanya mengalir, perlahan, seperti hujan pertama setelah musim kemarau. Tapi kali ini, bukan karena duka. Tangis itu adalah campuran dari rasa syukur, rindu, dan penerimaan. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Rain, tidak berkata apa pun untuk waktu yang lama.
686 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

“Cinta, pengakuan, air mata… kalian semua terlalu sibuk menyentuh luka, lupa bahwa dunia tidak pernah menunggu yang lemah.” Kilatan petir berwarna gelap menyambar langit. Cahaya itu bukan biru, bukan emas— melainkan ungu pekat seperti darah yang terlalu lama mengalir tanpa udara. Kaelira langsung mundur setengah langkah, wajahnya tegang.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Bayang di Balik Kabut

Bayang di Balik Kabut

Hujan turun deras di perbukitan tempat Laras dan yang lain bersembunyi. Tapi bukan hujan biasa—tetesannya berwarna gelap, seperti darah yang menipis di udara. Langit diselimuti awan merah, tanda bahwa *bulan darah* sebentar lagi akan muncul. Laras berdiri di tepi jurang, menatap lembah luas yang akan menjadi medan perang.
741 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Kapten Knight itu bergidik, seolah ditusuk lagi oleh ingatan itu: "Merah... lambang matahari merah... seluruh langit diwarnai merah... menekan ke bawah seperti gelombang darah..." Udara terasa membeku. Kaelin melepaskan cengkeramannya, dan kapten Knight itu jatuh tersungkur ke lantai. Ia berdiri terpaku seolah tersambar petir, jakunnya naik turun. Red Tide dari Utara, Draven Rendell.
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta Sang Don Juan

Belenggu Cinta Sang Don Juan

Gelas itu pecah, cairan merah mengalir di lantai seperti darah. “Kenapa kamu mengusikku seperti ini?” gumamnya lirih tapi tak ada jawaban, hanya suara hujan yang terus turun di luar, seolah dunia pun sedang menangis bersamanya.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Tears

Tears

Dan Astri pun kembali memasukkan ponsel ke dalam tas dalam perasaan sedikit gelisah. It's a rainbow, Dad!! Is it beautiful? Yes. It's beautiful! See. That's why I want you to see. That is your rainbow. My rainbow? And where's your rainbow, Dad? You are. You are my rainbow. Baby. I want you to remember that in my life I have gone through many hardship. But no matter how difficult, I won't give up. Because I have you in my life. You are my prize, you are my hope and YOU ARE MY RAINBOW!
1078.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Sunshine In The Rain

Sunshine In The Rain

Bahkan saat orang-orang itu mulai pergi saat guntur mulai terdengar dan kilat petir di atas langit terlihat, Arthemis tidak peduli. Wanita itu enggan beranjak hanya karena angin berembus kencang dan rintik hujan mulai jatuh membasahi tanah. Arthemis tetap bergeming dengan tubuhnya yang bergetar. Wanita itu terus menangis kencang. Seolah mengerti perasaannya, hujan itu terus bertambah deras, angin semakin bertambah kencang, petir dan guntur bersautan di atas sana.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Cinta Dibalik Senjata

Cinta Dibalik Senjata

Tangan Raynelle terulur menerima tiap tetesan hujan yang turun dari langit merasakan aroma petrichor yang dihasilkan dari rintik air hujan mengenai tanah. Aroma yang menenangkan sampai membuat Raynelle sejenak merasa begitu santai. Sembari memejamkan mata, Raynelle tidak sadar Chris sudah berdiri di sampiing Raynelle menatap perempuan yang sedang begitu meresapi tetesan air hujan yang ia tampung dengan salah satu telapak tangan.
8.75.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai red rain
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status