Candu Dekapan Kakak Ipar
“Dja, kamu bilang apa barusan?”
Mbah Kinasih mengerjap pelan, menatap Radja seolah berusaha mencerna kalimat itu. “Menikah? Dengan siapa, Nak?”
“Dengan Djiwa,” jawab Radja singkat.
“Kalian kan sudah menikah,” sahut Mbah Kinasih polos. “Kenapa harus menikah lagi?”
Anggun menghela napas panjang, lalu menoleh ke arah Mbah Kinasih dengan sabar. “Istri Radja itu Inggrit, Bi. Bukan Djiwa. Kalau Djiwa … itu istrinya Kaisar.”