Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Begitu kakinya menyentuh tanah yang dingin dan mati itu, ia merasakan gema kesedihan dari milyaran jiwa yang telah terhapus. Tiba-tiba, dari balik bayang-bayang reruntuhan, muncul entitas-entitas yang menyerupai hantu mekanis. Mereka adalah The Remnants, sisa-sisa kesadaran dari peradaban yang telah "dihapus" oleh samudra kehampaan.
992 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Kesedihan yang begitu lama. Tapi, ya, dia benar. Dunia ini sudah menjadi sampah sejak lama. Semua tentang kepopuleran dan lingkaran pertemanan atau apalah ini, sangat menyusahkan. Helaan nafas tiba-tiba terdengar dari Fazel sembari ia melakukan peregangan kecil. “Jadi… kenapa kau disini?” oh, tampaknya Fazel sudah kembali dari mode dark-nya.
9.74.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Aku berusaha menenangkan diri, menghantam pintu dengan tinju lemahku, berteriak minta tolong. Tapi ini ruang operasi pribadi milik Alexander yang terisolasi, kedap suara, tanpa jendela. Tidak ada seorang pun yang bisa mendengar rintihanku yang makin melemah. Bayiku menendang keras-keras, seakan berusaha melepaskan diri dari penjara dingin ini. Tubuhku basah kuyup, entah karena keringat atau darah. Racun dari obat penahan kontraksi itu terus menyedot tenagaku, mencuri hidupku detik demi detik.
57.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Menghancurkan Dunia Demi Dia

Menghancurkan Dunia Demi Dia

Nada bicaranya mendadak berubah, tidak ada rasa hormat sedikit pun dalam setiap kata yang diucapkannya. "Aku tidak asal bicara, itulah kenyataannya." Firson memejamkan matanya. "1999 tahun. Itu waktu yang sangat lama, tetapi akhirnya aku berhasil juga. " Clasius mengernyit, dia sangat bingung mendengar perkataan Firson. "Apa maksudmu?" Firson menghela napas, lalu berkata dengan nada sedingin es. "Manusia akan segera musnah."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Ia secara pribadi menyaksikan End Nest runtuh ke inti bumi di tengah api dan gravitasi. Tetapi sumber perang ini, Witch of Despair yang menghancurkan seluruh Utara, masih hidup, meskipun hanya tersisa satu "seed". "Sial," hatinya mencelos sesaat. Namun kemudian, pandangannya jatuh pada baris tentang kebangkitan 10 tahun kemudian, dan emosinya perlahan mereda. "...Sepuluh tahun." Ia bergumam pada dirinya sendiri, "Kalau begitu aku masih punya sepuluh tahun—waktu yang cukup untuk bersiap."
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Rasa yang hilang. Hari yang tak akan berulang. Mentari yang juga enggan kembali bersulang. Masa-masa yang dirasanya begitu panjang. Berlalu hanya untuk menambah nganga luka yang terus-terusan meradang. Semakin dieja, semakin menyesakkan untuk dikenang. Pernah ia mencoba untuk berdamai dan mempersilakan siapa pun untuk datang. Tapi ia ternyata selalu kalah oleh gumpalan luka yang kekal bersarang. Ia pernah berjuang untuk melawan dendam yang mengekang, tapi ketakutan tiba-tiba ikut bertandang. Sebanyak apa pun dirinya berusaha, lagi-lagi langit tetap memilih petang, membungkam gemintang.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Harapan indah itu hancur berkeping-keping hanya dalam hitungan detik. “Bayiku... bayiku yang malang!!” Tubuh Seika terguncang hebat. Ia menangis sejadi-jadinya, melepaskan beban yang menusuk ulu hati. Kenichi mengeratkan pelukannya, mencoba menguatkan Seika walaupun sebenarnya ia juga perlu di kuatkan. Mimpi buruk mereka berakhir dan dimulai kembali dalam waktu bersamaan. &&&
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Menunjuk lagi, dengan muka yang sudah tertekuk sempurna. "Yang--" "Kau! Semuanya kau yang tanggung, puas?" Delia duduk di samping Deryn yang mulai membuka kacamata hitam. Membuatnya berdecih, untung dilepas kalau tidak, bikin malu karena seperti tukang pijit. "Berita terkini, warga yang mengumpulkan kayu bakar meninggal dengan mengenaskan, wajahnya tidak terindentifikasi."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Tertawan Masa Lalu

Tertawan Masa Lalu

gumam Indana mencoba mengingat kembali hari kelam di mana Saddam menghancurkan masa depannya. Separuh hati dia meyakini kalau Saddam sudah menodai, tapi entah mengapa separuh hati yang lain merasa tak percaya Saddam sudah melakukan itu padanya. Namun, Indana terlalu takut untuk mencari tahu. Daripada melakukan visum, Indana lebih ingin mengandalkan ingatannya mengenai peristiwa malam naas tersebut. Sayang, peristiwa itu terjadi beberapa tahun yang lalu. Perempuan itu mulai ragu apakah dia masih bisa mengingatnya? Apa dia masih bisa mempercayai ingatannya?
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Kalau dia pacarku, sudah kuputuskan perempuan aneh seperti dia dan kubuang jauh-jauh ke Antartika. *** Pagi ini aku terdiam di depan tumpukan sampah yang ada tepat di depan kelas kami. Yani semakin bersemangat menumpahkan sampah yang sudah Ima sapu dan masukkan ke tempat sampah sebelumnya. Mike yang marah, langsung membentak Yani. Tapi, Yani malah mendekati aku dan berbisik, "Kesabaran aku udah hilang."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai remnants of despair
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status