Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Remorse

Remorse

Nadya hanya mengangguk kecil menyetujui ucapannya. “Mana panas lagi,” Rutuk Mei menempelkan botol dingin itu kepipinya. “Jorok banget sih,” Fera merespon dengan tatapan jijik. “Apa mau?” Dengan tatapan tajam Mei mengacungkan minumannya yang kini tinggal setengah. “Seksi!” Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as remuk
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Satu lagi teman Kevin mengangkat kaki Sarah ke pangkuannya dan memulai aksinya mengelus-elus kaki mulus milik Sarah. Setitik kesadaran Sarah ingin berontak apa daya tubuhnya lemah. Pria-pria mesum itu melecehkannya secara bersama-sama. Sarah hanya bisa mengeluarkan air mata tanpa bisa berbuat apa-apa. Malam itu, Sarah Samanta harus rela tubuhnya dijamah beramai-ramai. Sarah mencoba mengeluarkan sisa tenaganya untuk berontak. Sarah berusaha untuk menjauh walau dengan susah payah.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as remuk
Read
+Library
PETAKA SEKOTAK KURMA

PETAKA SEKOTAK KURMA

* Sore hari, Udara sedikit hangat di hari ke tujuh bulan Ramadan, sembari menunggu waktu berbuka dan Mas hisyam yang selalu telat pulang akhir-akhir ini, kuputuskan untuk 'ngabuburit' jalan-jalan naik motor bersama anakku, lalu kami mampir ke toko buku untuk mencari buku-buku terbaru tentang kajian agama dan hikmah menjadi perempuan muslimah. Kebetulan di sana aku bertemu Rima sahabatku. Dia menyapaku, dia teman sejak SMPku yang kini sudah jadi istri pengusaha dan tengah hamil anak ketiga.
1027.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as remuk
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

📍Sekolah Saat pelajaran olahraga, Rean memandang baju olahraganya yang penuh dengan noda lumpur. Tangannya gemetar saat memegangnya, matanya suram memantulkan rasa kecewa yang mendalam. Dari kejauhan, Dk berjalan mendekat, alisnya terangkat ketika melihat Rean. “Apa yang terjadi?” tanya Dk, suaranya tajam penuh perhatian.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as remuk
Read
+Library
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

Mereka semua sedang membicarakan berlian di depan Lestari, sepertinya Lestari sangat menyukai berlian yang dibicarakan itu, apalagi yang dia gunakan, tetapi berbeda dengan Hafizah, terdengar semakin jelas olehnya kalau mereka memiliki niat jahat pada ibu mertuanya. Saat mereka semua sudah minum minuman yang disajikan oleh Hafizah, tidak perlu waktu lama untuk menunggu reaksi obat sakit perut tersebut. "Aw, sakit perutku, apa boleh menumpang ke mandi?" tanyanya pada Lestari. "Boleh, ada di sebelah kiri belok kanan," jawab Lestari kebingungan temannya tiba-tiba memegangi perut.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as remuk
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status