MENJEMPUT ISTRIKU
'' seru Tamo, tubuhnya lebih gemuk dari ingatan terakhir Saihan, dengan topi berbulu tikus yang tampaknya tidak pernah dicuci.
''Kau bawa utang lama, hah?'' ejek Letch, lelaki jangkung dengan suara setajam tulang pipinya.
''Utang? Hah! Dia ini pernah mencukur habis alisku waktu aku tertidur!'' keluh Ramu, yang kini botak di bagian tengah kepala, tampaknya sudah menyerah pada nasib.
''Menurutku, itu tindakan yang terpuji, mengingat struktur wajahmu,'' jawab Saihan, sambil menyambut pelukan mereka satu per satu.
Bab Populer