Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ramadhan Senja Di Taplau

Ramadhan Senja Di Taplau

Termasuk Rama saat ini. Matahari yang semakin merangkak hingga menyisakan kilaunya seperti gumpalan kristal berwarna yang membuat Rama pun semakin betah menyusuri tepi pantai. Dia duduk terpaku disana. Diantara cahaya fatamorgana senja itu. "Apa aku tak layak untukmu Azize." Satu kalimat yang sempat terlontar dimulutnya, kemudian membungkam seribu bahasa. Rama putus asa.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Dan itu artinya pagi hari setelah prosesi sakral itu dilakukan, ia sudah harus pergi dari sini, dari hidup sosok Adnan Sanjaya. Redita menyusut air matanya, bagaimana pun janji adalah janji bukan? Ia melirik cincin yang melingkar di jarinya itu, nampaknya keberadaan cincin itu tidak lama lagi, sebentar lagi ia harus melepaskan cincin itu dan meninggalkannya bersama laki-laki yang memberikan cincin itu kepadanya. Kenapa rasanya begitu sakit? Mau sampai kapan ia akan seperti ini? Menangis dan menangis, terluka dan tersiksa, sampai kapan?
9.9266.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Dhani belum sempat menyelesaikan kata-katanya, namun Carine sudah keburu memotongnya. “Emang iya tadi aku bilang gitu?” Dhani hanya tersenyum. “Mungkin aku salah dengar.” Dhani kembali menyiram telapak tangan Carine yang terluka, kali ini Senja hanya diam membiarkan tangan lembutnya berada dalam kekuasaan Langit.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

ujar Irine yang juga tiba-tiba nongol entah dari mana sambil menarik tanganku ke hadapan dua orang cowok. “Tuh, pilih salah satu,” katanya lagi. “Pilih? Gaya kamu Rin, kayak emak-emak jualan kacang dipasar,” candaku. Yang satu hitam, pendek, yang satunya lagi putih, tinggi. Ya, jelas aku memilih yang putih dan tingggi lah, begini-begini, aku jagonya memilih. Aku mengulurkan tanganku, tersenyum sambil bertanya” Hai, aku Renjana, kamu?”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Young Mom

Young Mom

Jeni menitipkan Aluna pada suster dan menyeret tangan Renata keluar dengan kasar. “Aw, sakit bodoh!” “Bukankah ini tidak ada apa-apanya dengan semua yang kamu lakukan padaku? Renata, sebenarnya apa maumu?” Jeni menatap Renata dengan tatapan mengerikan. Renata tersenyum mengejek dan ia menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya dengan angkuh. “Aku hanya ingin membuatmu selalu menderita.” Jeni yang kali ini tersenyum sinis dan mencibirnya, “Kamu akan terkena karma, cepat atau lambat. Aku yakin semuanya akan pergi meninggalkanmu suatu saat nanti.”
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Sukma Harum bahkan harus menahan nafas saat memandangnya. Untungnya, salah satu kelebihan utamanya adalah bersikap seolah tidak ada apa-apa padahal di dalam hatinya timbul getaran dan gejolak yang menghanyutkan. “Kupikir kau datang kemari untuk melarikan diri. Untung saja aku paham bahwa kau tak pernah melarikan diri,” tandas Renjani. “Melarikan diri?” Renjani menatapnya lekat-lekat. “Oh? Kau tidak tahu?”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

“Aaaaah.... Ren... Uuuugh!” Ren menggerakkan jari-jarinya di dalam Elena, memberikan tekanan yang tepat pada titik sensitifnya, memutar, menggesek, dan memompa dengan gerakan yang ritmis dan menggoda. Elena merasa seperti melayang, terhanyut dalam lautan kenikmatan yang tak berujung, ombak demi ombak sensasi membasahi setiap inci tubuhnya. Ia merasakan setiap gerakan Ren, setiap sentuhan, setiap tekanan, seperti simfoni yang indah di dalam dirinya, melodi yang memabukkan dan menghanyutkan.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hari ini mereka berencana mau berjoget sampai puas. "Ayoklah Nja. Lo kan udah lama juga nggak goyang seksi. Apa nggak kangen lo joget-joget manjah di sana? Secara gue tau walaupun lo itu guru matematika, tapi jiwa lo sendratari ahahaha." Kalau sudah begini, bisa dipastikan Senja kalah suara dan berangkat menuju hotel bintang lima ayahnya.
1057.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Si Boss Galak

Skandal Cinta Si Boss Galak

"Hehehe ... Hehehe... Dia ganteng. Ganteng banget malah!" "Ganteng gimana?" lanjut Senja seraya mendekat. Rasanya, tak sulit mengenang Kala karena dia punya wajah bersinar yang sulit dilupakan. "Mata jernih, tapi juga tegas. Di atasnya ada alis menggunung dengan ujung sedikit lancip," beber Vanilla. Seperti sedang menggambar di atas kanvas. Senja mencoba mengumpulkan informasi dari Vanilla dan melukis dalam benaknya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

"Kamu lihat, jika kita selalu sama-sama seperti ini, ulat bulu pun langsung minggat!' bisik Ariana di telinga Sagara sambil terkekeh pelan. Sagara hanya tersenyum kecut mendengar bisikan istrinya dan menatap punggung Calesya yang sudah menjauh dari hadapannya, sementara hatinya terus saja menggaungkan rindu untuk Senja yang jauh di sana. 'Senja, aku sangat merindukanmu!' **
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai renjana senja kala
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status