Menari Bersama Hujan
Meihui menoleh, dan Rain mulai membaca pelan:
"Ketika hujan pertama jatuh setelah kepergianmu, dia duduk diam di bawah jendela.
Aku melihatnya dari kejauhan, dan aku tahu—dia tidak sedang mencari pelangi, dia sedang menunggu reda.
Aku tidak datang untuk menggantikanmu, tidak pernah.
Tapi jika cintamu adalah hujan yang mengajarinya bertahan,
Maka biarkan cintaku menjadi langit yang tak lagi mendung."
Meihui menutup matanya. Air matanya mengalir, perlahan, seperti hujan pertama setelah musim kemarau. Tapi kali ini, bukan karena duka. Tangis itu adalah campuran dari rasa syukur, rindu, dan penerimaan. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Rain, tidak berkata apa pun untuk waktu yang lama.
Hot Chapters