Cintai Aku
Malam itu mereka saling mencari bukan karena rindu semata, tapi karena luka.
Rivano mencintainya dengan caranya yang paling jujur: bukan untuk memiliki, tapi untuk menebus.
Dan Helena membalasnya dengan air mata, dengan keikhlasan yang perlahan ia pelajari kembali.
Dalam pelukan itu, semua rasa sakit mencair.
Cinta, amarah, dan pengampunan berbaur menjadi satu.
Untuk pertama kalinya, “Aku mencintaimu” bukan lagi sekadar kata—tapi penyembuhan.
Bab Populer