ARINDA
Arinda hanya diam saja tak menyahut, dia menunggu apa yang akan dikatakan oleh lelaki paruh baya itu.
"Kalau boleh tahu, Non siapanya Pak Zayn? Terus siapa yang sakit, Non?" Robin kembali menatap ke arah jalan di depannya. Dia menunggu jawaban Arinda yang malah hanya diam saja, membuatnya mengernyit heran.
Robin berdehem saat pertanyaannya tak kunjung dijawab. Apakah pertanyaannya sesulit itu?
"Sa--saya Arinda. Sa--saya ..." Arinda tak tahu harus menjawab apa. Tak mungkin dia mengatakan yang sebenarnya jika dia adalah pelacur Zayn mulai saat ini.
Hot Chapters