MERINDUKAN SURGA
ucap Arif.
Rico memegangi dada. Sesak rasanya mendengar berita duka yang menimpa neneknya Salma.
“Terus awasi Salma, Bro!” titah Rico.
Arif mengangguk. “Kamu butuh apa?” tanya Arif sebelum pergi meninggalkan tempat itu, karena sebentar lagi suara mesin vacuum frying penggoreng keripik buah akan berhenti.
“HP, ada?” Rico menengadahkan tangan. Jarak mereka cukup dekat, namun karena Arif berada di atas pohon, kepala Rico sedikit mendongak, meski tidak terlalu tinggi.