Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah
lirih Zahra.
Ridwan menghela nafasnya dan menunduk mencium kepala Zahra, "Sangat beresiko, Sayang," lirihnya.
Ridwan berharap Zahra mengerti kegelisahannya.
"Mas, bukankah hidup, mati, rejeki, jodoh semua Allah yang mengatur? Kenapa Mas jadi meragukan kuasa Allah?" tanya Zahra.
Ridwan menggeleng, "Mas tidak pernah meragukan kuasa Allah, Sayang! Mas hanya menjaga apa yang Allah amanahkan pada, Mas!"