Sekuntum Rindu
Nayla pun jadi serba salah.
"Kenapa kamu yang meminta maaf kepadaku Nay? Kamu nggak salah. Itu tuh, preman Kendal yang sok jagoan itu yang bersalah!" bentak Zaid sambil mengepalkan tangannya. "Sudahlah Zaid, kamu dengan Nando tinggal selangkah lagi lulus. Aku tak mau kalian ribut, gak ada gunanya. Percuma, justru nantinya bisa berbahaya untuk kelulusan kalian. Aku juga nanti akan terseret. Lagipula, kamu kan tahu kalau dia itu memang temperamental". ujar Nayla dengan suara yang rendah. Tak banyak orang saat itu, dia melihat sekitar takut-takut kalau ada Nando disitu, akan ada perang pastinya. "Oh...bukan cuma dia yang temperamen, aku kalau diganggu juga akan terusik temperamen ku. Kau tingga
الفصول الرائجة