Pendekar Cahaya
Penonton tertawa dan menyorakinya.
Tampaknya tokoh-tokoh persilatan belum ada yang mengikuti ujian seleksi. Beberapa orang yang berhasil menyeberangi rawa hanya kaum persilatan kelas menengah.
Pada ujian ke-dua lebih heboh lagi, peserta yang terlalu memaksakan diri mengangkat batu besar itu, wajahnya memerah dan tiba-tiba terdengar suara ‘brruuuut, brruuuut’ serta tercium aroma telur busuk. Penonton yang berada di dekatnya sontak menyumpah-nyumpah sambil menutup hidung, yang lainnya tertawa terbahak-bahak. Seorang penonton berkomentar, “Wah itu ilmu yang langka, namanya ‘Mengangkat Gunung, Membuang Gas Beracun’.”
Hot Chapters