Kulepaskan Suami Berengsekku
Rio mencoba menyebutkan nama itu dengan pelafalan yang agak kaku, lalu berkata, "Nama yang bagus. Nona Susan, bolehkah aku mengetahui tujuanmu datang ke sini? Apakah kamu juga berniat untuk bersaing memperebutkan peran?"
Suara Susan mengandung nada penyesalan, "Maafkan aku, Pak Rio. Aku datang bukan untuk bersaing memperebutkan peran tersebut."
Rio tampaknya benar-benar mengagumi pemain piano seperti yang dirumorkan. Oleh karena itu, dia tidak tampak marah saat mendengar kejujuran Susan. Sebaliknya, dia bertanya dengan sabar, "Oh, sayang sekali. Jadi, apa alasanmu datang ke sini?"