Menukar Takdir Istri Sang Adipati
Liya memejamkan mata rapat-rapat, membiarkan pikirannya kosong sejenak dari bayang-bayang pedang, darah, dan pengejaran yang mengerikan.
Ia menikmati keheningan itu cukup lama, membiarkan air mawar itu meremajakan kembali kulitnya yang pucat. Namun, di tengah ketenangan yang begitu didambakannya, ia merasakan sesuatu yang janggal.
Tiba-tiba, terjadi riak air yang tak biasa di dalam bak mandi itu. Sebuah gerakan lembut namun nyata terasa di bawah permukaan air, seolah ada sesuatu yang mengusik ketenangannya.