Kami Bisa Tanpamu Mas
Kataku mengakhiri, kemudian pergi meninggalkan mereka yang terkejut mendengar penuturanku.
Hatiku masih terasa sakit, jantungku pun masi berdetak cepat karena peristiwa tadi, Rima menggenggam tanganku, seakan memberikan kekuatan dan meyakini jika aku tidak sendiri. Ya, aku tidak sendiri, aku tidak perlu akut, ada Allah yang akan selalu menjagaku, Dia tidak menciptakan mahluk kecuali beserta makanannya. Aku tidak perlu takut kelaparan, Dia berjanji dalam firmannya, jika kami hanya perlu berusaha, biar Dia yang memberikan hasilnya.
Chapitres populaires