Rembulan yang Terluka
Dengan menyelesaikan sejumlah pembayaran yang diminta.
"Cintaku, aku datang!"
Kembali aku menyusuri jalanan yang lumayan lenggang. Tanpa sengaja mataku melihat seorang perempuan bergamis, mengendarai motor dengan begitu lincah, hijab lebarnya berterbangan diterpa angin, sayangnya, helm full face itu menutupi seluruh wajahnya, dia begitu gesit menyalip dan mendahului semua kendaraan yang ada. Bahkan dia juga tak segan untuk pamer motor style pada kesempatan tertentu. Siapakah wanita itu, aku cukup penasaran, gadis berbaju gamis yang mengenakan moge dengan sangat lihai, tanpa disuruh, aku yang penasaran mengikuti laju motor yang lumayan kencang. Plat nomornya, ya! Aku akan mengingatnya. Ah,
Hot Chapters