Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Batu-batu reruntuhan bergerak perlahan, menyusun ulang dirinya, menciptakan ilusi seperti kabut masa lalu yang menembus kenyataan. Bangunan-bangunan raksasa dari obsidian mulai berdiri kembali, gerbang-gerbang tinggi berukir lidah api dan mata-mata yang tak tertutup. Langit merah menyala terang, dan di tengahnya berdiri sebuah singgasana hitam mengapung, tanpa dasar, tanpa fondasi. “Ini...” Rafael bergumam, “ini kota para penguasa lama. Vellen Thar... sebelum dibakar.”
1.6K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as ruins
Read
+Library
Kekuatan Gelang Bintang : Astral Odyssey

Kekuatan Gelang Bintang : Astral Odyssey

"Bisa jadi ini efek dari energi di sini. Atau mungkin ada sesuatu yang menjaga tempat ini." Mereka terus berjalan hingga akhirnya menemukan reruntuhan kuno sebuah bangunan batu besar yang tertutup lumut dan akar pohon raksasa. Pilar-pilarnya tinggi dan di beberapa bagian terlihat runtuh, namun inskripsi kuno masih bisa terbaca samar-samar di dindingnya. "Kita sampai," kata Renzu sambil mendekati dinding batu. "Tapi kenapa tempat ini terasa... familiar?"
1.3K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as ruins
Read
+Library
Cinta di Balik Palu Hukum

Cinta di Balik Palu Hukum

Begitu ia membuka mata, pemandangan di hadapannya membuat darahnya membeku. Fasilitas Alpha sudah tidak ada. Yang tersisa hanyalah kota hancur: gedung-gedung runtuh seperti kartu domino, jalanan terbelah oleh celah menganga, dan hujan abu turun perlahan, menutupi tanah dengan lapisan tipis. Bau besi terbakar menusuk hidung, bercampur dengan asap pekat yang masih mengepul dari reruntuhan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as ruins
Read
+Library
Accidentally In Love (INDONESIA)

Accidentally In Love (INDONESIA)

Justin terus berteriak dan menyingkirkan reruntuhan, berharap Karina masih hidup dan baik-baik saja, meski kemungkinannya hanya dua puluh persen saja. "Justin, aku tau kau akan datang," suara ini menggema di antara reruntuhan. Justin tahu betul siapa pemilik suara ini, Ruin sang iblis berkepala tiga. "Di mana Karina!" Justin murka, saat iblis itu memperlihatkan wujudnya di hadapan Justin. "Tentu saja sudah lenyap!" balas Ruin dengan senyuman mengerikan. Justin tersekat, ia menolak keras jawaban Ruin yang mengatakan bahwa Karina sudah tiada di tangannya.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as ruins
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

tanya Buana. “Ya, betul, Kak. Tapi bukan berarti aku tidak bisa menggali informasi apa pun dari relief ini, kan? Coba amati gambar yang ini,” Kalila menyodorkan foto yang lainnya lagi. Di sana tergambar relief yang memuat huruf-huruf sansekerta namun dia sudah mencoret-coretnya dengan spidol warna merah. “Apa maksudnya ini, Kalila?”
9.947.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as ruins
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
Castle

Castle

Rumah paman George telah diserang beberapa orang. Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Semua jendela rumah pecah karena mereka berusaha masuk. Aku memasuki rumah paman George. Pada saat aku masuk ke dalam rumah. Kerusakan yang di dalam rumah sama parahnya dengan yang di luar. Beberapa perabotan sengaja di hancurkan. Aku khawatir dengan Bibi Amanda yang terlalu menyayangi perabota-perabotan ini, setiap hari dia membersihkannya karena terlalu sayang. Jika mereka mengincarku, mengapa mereka harus menghancurkan seisi rumah ini? Mengapa mereka melakukannya? Aku tidak mengerti.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as ruins
Read
+Library
Anara

Anara

Lalu sebuah pesan teks masuk, dan dengan cepat di buka oleh cowok itu. [Bagaimana? Videonya keren kan?] disertai emot menjulurkan lidah lalu tertawa ngakak. Brakk! Kali ini ponsel itu benar-benar hancur berkeping-keping. Bryan melemparkan benda itu dengan keras, dan menghantam dinding. Jordan dan David berubah pias, setelah ikut menyaksikan video barusan. “Cari kamera itu, sekarang!” Bryan memerintah kedua temannya untuk mencari kamera pengintai, di rumah itu.
9.92.9K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as ruins
Read
+Library
Sadena

Sadena

Membuat Selin harus menyiapkan keberanian lebih banyak. Selin mengintip layaknya sebuah pengintai yang handal. Langkah kakinya pelan agar tak menimbulkan suara. Ketika tubuh Sadena hilang di belokan kanan, Selin mengikuti cowok itu lagi. Dan ia membelalak saat Sadena memasuki gedung tinggi tua yang terlihat angker. Di sisi gedung itu dipenuhi ilalang dan barang rongsokan. Membuat Selin berpikir apakah Sadena sedang melakukan ekspremin hantu atau sejenisnya. Seperti yang ada di acara TV itu. Apasih namanya? Selin lupa.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as ruins
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Ini, si Raga. Dia chat gue." Gita yang tengah mengunyah cokelatnya langsung terbatuk mendengar sebuah nama yang Amora sebutkan. Cewek itu langsung berlari menghampiri Amora dan mengambil alih ponsel itu untuk memastikan sendiri. Ternyata benar ... Itu Raga. "Gila! Ini, sih, keajaiban dunia ke delapan setelah petra di Yordania." Gita mengambil ponselnya lalu memotret pesan dari Raga.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as ruins
Read
+Library
Reuni

Reuni

Salah seorang dari dua wanita itu memperkenalkan dirinya kepada Mahira, yang kemudian disambung oleh wanita satunya lagi Kedua wanita itu adalah Rosita si pemilik rumah makan dan satunya lagi adalah Asti Hasan. Dari gaya bicara dan gerak tubuhnya kedua wanita itu nampak genit, dan membuat Mahira merasa geli apalagi tampak kalau usia mereka terlihat paruh baya. "Astaghfirullah hal adzimmm..amit amit jabang bayi....'', Lirih Mahira dalam hati sambil mengusap-usap dada Glen yang dari tadi rewel aktif terus tidak bisa diam.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as ruins
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status